Category: Esai

  • Manusia, Prasangka dalam “Kandang”‎

    Manusia, Prasangka dalam “Kandang”‎

    Kalau hidup diandaikan seperti manusia, sifatnya akan seperti karakter Dasamuka, salah satu karakter dalam mitologi Hindu. Dasamuka dipercaya memiliki sepuluh muka yang, jika diibaratkan seperti hidup, memiliki banyak sisi. Hidup selalu berubah-ubah, jiwa, sifat, dan reaksinya bisa naik, turun, berwarna merah, kuning, atau biru, lalu meletuslah balon hijau. Tergantung dilihat dari sisi mana. Lalu datanglah…

  • Jendela Digital, dari Beranda Pa’bumbungang

    Jendela Digital, dari Beranda Pa’bumbungang

    ‎ Revolusi Chromebook di Ruang Kelas SMPN 2 Eremerasa. ‎Sejak berdiri tahun 2011 dan memiliki izin operasional tahun 2012, dinding-dinding ruang kelas di sekolah ini menjadi saksi bisu keterbatasan.‎‎Di sana, ilmu pengetahuan hanya mengalir dari satu arah, berjalan linear dan monoton pada sebuah buku teks yang sudah usang atau metode ceramah guru yang berpacu dengan…

  • Itami o Shire: Amegakure di Tanah Bantaeng

    Itami o Shire: Amegakure di Tanah Bantaeng

    Sudah hampir sepekan, langit di atas kita enggan menyisakan celah bagi matahari. Awan gelap seperti wajah yang murung, dan langit seperti mata yang tak henti-hentinya menangis. Hujan turun dengan ritme yang monoton, dingin, dan melelahkan. Tak keluar rumah, membuat saya melankolis dan berpikiran aneh-aneh. Saya yang tumbuh dengan kisah-kisah fiksi, dengan cepat melempar ingatan pada…

  • Kepada Bupati Bantaeng, Ajaklah ASN Berwakaf Buku untuk Perpusda Bantaeng

    Kepada Bupati Bantaeng, Ajaklah ASN Berwakaf Buku untuk Perpusda Bantaeng

    Sebuah daerah boleh saja memiliki kantor pemerintahan megah, jalan mulus, taman kota  tertata rapi, ataupun bangunan-bangunan baru menjulang. Namun, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari apa yang kasat mata. Ada satu hal, sering luput dari perhatian: seberapa dekat masyarakatnya dengan pengetahuan. Sebab dari ranah itulah, arah masa depan sesungguhnya mulai bernala-nala. Di Perpustakaan Daerah…

  • Dihargai Sebagai Juara, Dilupakan Sebagai Manusia

    Dihargai Sebagai Juara, Dilupakan Sebagai Manusia

    Seperti kita ketahui, penyumbang medali terbanyak di sebuah event perlombaan adalah olahraga terukur, seperti renang salah satunya.‎‎Seorang atlet, terutama atlet renang di beberapa daerah di Indonesia, sejarahnya tidak pernah benar-benar ditulis di atas podium. Sejarah itu diukir di kolam yang dingin bersama senja yang kian memudar dan di dalam paru-paru yang terasa terbakar oleh oksigen…

  • Menggenggam Tali Ilahi

    Menggenggam Tali Ilahi

    “Dan berpegang teguhlah kamu semua pada  tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali Imran: 103) Keberpalingan terhadap tali Allah, sudah dipastikan jauh dari keberkahan Allah Swt. Jika MeneNgok sejarah panjang manusia, maka, keteguhan keimanan akan diuji dari keterjagaan terhadap nilai-nilai fitrah yang berikan Allah kepada seluruh ciptaan-Nya. Keteguhan atau sebaliknya keterpalingan terhadap tali…

  • ‎SPG Bukan MBG

    ‎SPG Bukan MBG

    Dekat jendela zaman, selasar waktu mengajak untuk sejenak merenung. Tentang bagaimana sistem, peran dan gairah pengetahuan dalam sebuah kurikulum yang dulu pernah mengalami masa duduk di bangku sekolah dasar. ‎‎Menurut saya, mereka amat kreatif, para guru praktek di masa hadirnya sekolah pendidikan guru (SPG) kala itu, menemukan pola mengasuh, mengasah imajinasi, kognitif, dan menjalankan pedagogi yang…

  • Harga sebuah Luka

    Harga sebuah Luka

    ‎ Pikiran adalah tempat paling aman untuk bersembunyi. Namun, bagi seseorang yang tumbuh dengan rentetan trauma yang datang silih berganti, pikiran perlahan  menjadi labirin yang penuh dengan alarm bahaya.‎‎Setiap trauma, bukan sekadar ingatan buruk, ia adalah bata demi bata yang menyusun dinding  anxiety disorder di sekeliling hidup kita adalah Gangguan Kecemasan atau kondisi kesehatan mental…

  • Wahai Para Dai, Serulah Wakaf Buku untuk Perpusda Bantaeng

    Wahai Para Dai, Serulah Wakaf Buku untuk Perpusda Bantaeng

    Waima saya bukan seorang dai, tapi bersahabat dengan banyak dai. Entah itu dipanggil ustadz maupun kiyai. Seringkali diundang oleh elemen para dai, untuk berbagi minda terkait strategi dakwah sosial di era millenial. Dan, saya pun kerap menyodok, bagai stik yang menghamburkan bola-bola billiard, sehingga riuh percakapan. Di banyak tempat, mimbar pengajian dan sejenisnya masih menjadi…

  • Perpusda Bantaeng: Wakaf Buku dan Jalan Sunyi Memuliakan Pengetahuan

    Perpusda Bantaeng: Wakaf Buku dan Jalan Sunyi Memuliakan Pengetahuan

    Baskara baru saja mencicil teriknya. Saya membelah jantung Kota Bantaeng dengan roda dua butut bermuatan satu kardus buku. Arahnya ke selatan pinggiran kota. Persisnya di Perpustakaan Daerah Bantaeng. Entah sudah berapa kali saya bertandang ke gedung suaka bahan bacaan ini. Dan, kedatangan saya kali ini, merupakan yang kesekian kalinya dalam rangka membawa wakaf buku-buku dari…