Category: Esai
-

Butta Toa Rumah kita: Catatan Reflektif dari Menara Epistemologi dan Kemanusiaan
Kabupaten Bantaeng, tanah yang kita cintai dengan julukan Butta Toa, hari ini sedang diuji kedewasaan sosiopolitiknya. Sebagai daerah yang sarat akan nilai-nilai luhur kemanusiaan dan sejarah panjang kebudayaan, kita menyaksikan sebuah paradoks yang mengkhawatirkan dalam ruang publik kita. Mimbar bebas yang seharusnya menjadi laboratorium gagasan untuk mengawal jalannya pemerintahan, belakangan ini kerap bertransformasi menjadi ruang…
-

Membaca Demonstrasi Mahasiswa Bantaeng melalui Habermas
Peristiwa pembubaran aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor Bupati Bantaeng oleh sekelompok massa bergaya preman bukan sekadar insiden keributan biasa. Kejadian tersebut sesungguhnya memperlihatkan persoalan yang lebih mendasar dalam praktik demokrasi lokal, yakni menyempitnya ruang dialog publik antara rakyat dan pemerintah. Ketika mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait perbaikan jalan di Desa Pabumbungang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng,…
-

Urita Jalan Pulang
“Pada setiap urita kewafatan, sekadar menegaskan, insan bersafari dari-Nya menuju pada-Nya.” (Tajali Daeng Litere, 19092024) Tutur Daeng Litere terdengar lirih, tetapi mengandung simpai kesadaran mendalam. Ia memandang kewafatan bukan semata akhir biologis, melainkan penegasan tentang arah keberadaan manusia. Kematian tidak ditempatkan sebagai keterputusan, hanya menyigi kelanjutan safari—perjalanan panjang sejak mula, telah bergerak dari asal menuju…
-

Berkorban: Sebuah Perjalanan Menuju Allah
Peristiwa epik yang sering digemakan berulang-ulang di atas tanah lapang maupun mimbar-mimbar masjid oleh juru khotbah, tentang kisah Nabi dan anak semata wayangnya, yang mempergelarkan tingkat ketaatan dan keikhlasan atas perintah Allah Swt. Kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. menunjukkan ketaatan seorang hamba pilihan yang memiliki keimanan sempurna terhadap segala perintah Allah Swt.…
-

Andaikan Politisi-Pengusaha Berwakaf Buku untuk Perpusda Bantaeng
Saban musim politik, jalan-jalan dipenuhi baliho. Wajah para politisi bertebaran di sudut kota, di pertigaan jalan, bahkan hingga ke pelosok desa. Ada yang tersenyum teduh, ada pula yang menatap penuh keyakinan ke arah masa depan. Dana yang berputar pun tidak kecil. Sosialisasi, spanduk, panggung kegiatan, hingga pelbagai ikhtiar membangun popularitas, semuanya membutuhkan ongkos yang tak…
-

Memahami dan Mengalami Keber-LKIMB-an; Sebuah Catatan
Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertaqwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar bulan ini merayakan kelahirannya. LKIMB sendiri boleh dibilang lahir dari pergulatan panjang mahasiswa UNM dalam membaca relasi antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial. Kehadirannya tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik nasional, perkembangan gerakan mahasiswa Islam, serta perubahan cara generasi muda memahami…
-

Manusia, Prasangka dalam “Kandang”
Kalau hidup diandaikan seperti manusia, sifatnya akan seperti karakter Dasamuka, salah satu karakter dalam mitologi Hindu. Dasamuka dipercaya memiliki sepuluh muka yang, jika diibaratkan seperti hidup, memiliki banyak sisi. Hidup selalu berubah-ubah, jiwa, sifat, dan reaksinya bisa naik, turun, berwarna merah, kuning, atau biru, lalu meletuslah balon hijau. Tergantung dilihat dari sisi mana. Lalu datanglah…
-

Jendela Digital, dari Beranda Pa’bumbungang
Revolusi Chromebook di Ruang Kelas SMPN 2 Eremerasa. Sejak berdiri tahun 2011 dan memiliki izin operasional tahun 2012, dinding-dinding ruang kelas di sekolah ini menjadi saksi bisu keterbatasan.Di sana, ilmu pengetahuan hanya mengalir dari satu arah, berjalan linear dan monoton pada sebuah buku teks yang sudah usang atau metode ceramah guru yang berpacu dengan…
-

Itami o Shire: Amegakure di Tanah Bantaeng
Sudah hampir sepekan, langit di atas kita enggan menyisakan celah bagi matahari. Awan gelap seperti wajah yang murung, dan langit seperti mata yang tak henti-hentinya menangis. Hujan turun dengan ritme yang monoton, dingin, dan melelahkan. Tak keluar rumah, membuat saya melankolis dan berpikiran aneh-aneh. Saya yang tumbuh dengan kisah-kisah fiksi, dengan cepat melempar ingatan pada…
-

Kepada Bupati Bantaeng, Ajaklah ASN Berwakaf Buku untuk Perpusda Bantaeng
Sebuah daerah boleh saja memiliki kantor pemerintahan megah, jalan mulus, taman kota tertata rapi, ataupun bangunan-bangunan baru menjulang. Namun, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari apa yang kasat mata. Ada satu hal, sering luput dari perhatian: seberapa dekat masyarakatnya dengan pengetahuan. Sebab dari ranah itulah, arah masa depan sesungguhnya mulai bernala-nala. Di Perpustakaan Daerah…
