Category: Esai

  • Jarak dalam Kedekatan

    Jarak dalam Kedekatan

    “Bila belum bisa membedakan antara melekat dan menyatu, maka jangan bicara kualitas hubungan yang awet.” ( Tajali Daeng Litere, 17122024) Ada hubungan bertahan bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Orang-orang di dalamnya tetap bersama, saling menyapa, duduk bersebelahan, berbagi kabar, sesekali bertukar cerita. Dari luar, semuanya tampak baik-baik saja. Lama dianggap sebagai ukuran kesetiaan. Keawetan pun sering…

  • “Legenda” bukan Mitologi

    “Legenda” bukan Mitologi

    2009 pertama kali kau hadir di kehidupanku, mengawal dan menjadi saksi pengelanaanku. Meski maharmu saat itu cukup fantastik, pada ukuran upah di sebuah lembaga kala itu. Dengan menabung upah tiga bulan. Sampai sejak itu kau sah menjadi bagian dari hidupku, dan saat ini kau masih setia menemaniku. Di antara deru, menempa kita dalam menempuh jarak.…

  • Masa Hiatus BPD se-Kabupaten Jeneponto

    Masa Hiatus BPD se-Kabupaten Jeneponto

    Rutinitas tahapan perencanaan pembangunan desa terhenti sementara. Pasalnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sedang mengalami masa hiatus. Sebanyak 81 BPD se-Kabupaten Jeneponto masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati hasil pemilihan BPD pada 27 April 2026 lalu. Sang kepala daerah masih menimbang dan mengingatkan seluruh anggota BPD terpilih—melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)—agar dipastikan bebas dari…

  • Nisan Sepuluh Tahun

    Nisan Sepuluh Tahun

    Nisan sepuluh tahun itu. Aku diseret di antara seabrek “baca-baca”. Kemudian merebahkanku dalam seribu wangi bunga. Tetapi mereka keliru. Semua sepertinya hanya terpaksa. Ada nama dan setangkai terbuang, dilupakan. Semenjak kemanusiaan telah dibajak. Ada menghitung, mengeja, dan menjamah sesama manusia, hanya karena saling merasa. Pustaka kubawa ke mana saja sebagai pusaka. Memahat dan menjadikanku dalam…

  • Menyemai Ekosistem Literasi di Kampus Ungu

    Menyemai Ekosistem Literasi di Kampus Ungu

    Kemarau dan kelangkaan BBM menghidu Bantaeng. Kondisi itu tak menyurutkan hasrat saya memacu motor butut ke pelosok. Persisnya ke Pondok Pesantren Al-Furqan, Ereng-Ereng, Bantaeng. Pesantren ini lebih intim mendaku diri sebagai “Kampus Ungu”. Apa gerangan hajatannya? Menunaikan undangan dari salah seorang pembina, sekaligus owner produsen Kopi Turaya, Mutahhir Nuh, untuk memantik satu hajatan literasi. Bertajuk…

  • Habitus

    Habitus

    Dia bukan situs, apalagi sebuah ritus. Bagai sirkus dan bersiklus.‎‎Katanya berasal dari bahasa Latin  yang berarti kondisi, keadaan, atau penampilan, yang merupakan bentuk turunan dari kata kerja habere (memiliki atau berada dalam kondisi tertentu).‎‎Menunjukkan suatu watak, keadaan tubuh, atau perilaku yang tetap dan mendarah daging, bukan sesuatu yang bersifat sementara.‎‎Pierre Bourdieu menancapkan sesuatu pada pola…

  • Balas Jasa, Untung Rugi

    Balas Jasa, Untung Rugi

    Sadar atau tak disadari, rutinitas kita masih bertaut pola balas jasa dan untung rugi. Di era serba cepat dan kompetitif ini, setiap orang dituntut memenuhi capaian kalkulatif, padahal, fitrah manusia jauh melampaui batas-batas material. Kadang kita abai, sekadar melihat sisi paling dalam wujud kita sendiri. Wujud kita yang melekat pada material, pada akhirnya, kita ikut…

  • Ketulusan yang Dibayar Kebohongan

    Ketulusan yang Dibayar Kebohongan

    Ada pertemuan yang sejak awal tidak pernah direncanakan untuk menjadi sebuah kisah cinta. Ia hadir begitu saja, tumbuh di antara kesibukan, canda, kebersamaan, dan hari-hari sederhana yang kelak justru menjadi kenangan paling sulit dilupakan. Begitulah kisah seorang gadis yang datang ke sebuah desa untuk menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Baginya, desa itu hanyalah tempat pengabdian.…

  • Religius dan Tendensius

    Religius dan Tendensius

    Tumpahan manusia setiap lima menit menuju sesembahan. Menumpuk amaliah dan pahala katanya, berbaris menunggu contekan Tuhan. Data sensus penghuni religi begitu tinggi mendominasi, dengan gigih sampai suatu waktu menghitung sekian persen penghuni yang masuk kategori. Membuatku agak sedikit risih. Tuhan bukan hitung-hitungan. Kadang tidak sesuai realita. Sampai para pencari pahala kelimpungan menunggu jatah dari langit.Ada…

  • Kembali ke Akar, Meneguhkan Khidmat

    Kembali ke Akar, Meneguhkan Khidmat

    Secarik torehan perjalanan rombongan anak muda NU Bantaeng menuju Muktamar NU ke-35. Perjalanan itu bermula dari Bantaeng. Lima belas orang berangkat menuju Pelabuhan Makassar. Di antara rombongan, ada empat orang laki-laki yang ikut menjadi bagian dari perjalanan panjang ini. Kami membawa tas, bekal, lelah, tawa, cerita, dan tentu saja doa. Bukan sekadar perjalanan menuju sebuah…