Author: Sutrisno Abadi Rompas
-

Membaca Demonstrasi Mahasiswa Bantaeng melalui Habermas
Peristiwa pembubaran aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor Bupati Bantaeng oleh sekelompok massa bergaya preman bukan sekadar insiden keributan biasa. Kejadian tersebut sesungguhnya memperlihatkan persoalan yang lebih mendasar dalam praktik demokrasi lokal, yakni menyempitnya ruang dialog publik antara rakyat dan pemerintah. Ketika mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait perbaikan jalan di Desa Pabumbungang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng,…
-

Mengapa Kita Berpuasa?
Setiap tahun, umat Islam memasuki bulan Ramadan dengan satu ritual utama: puasa. Secara lahiriah, puasa tampak sederhana, menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Kendati demikian, penting kiranya bagi kita untuk mempertanyakan kembali, mengapa kita berpuasa? Apakah sekadar kewajiban ritual, atau ada dimensi yang lebih dalam…
-

Bantaeng: Jejak Cabang Muda di Hari Tua HMI
Setiap peringatan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi historis atas ikhtiar panjang kader umat dan bangsa. Sejak didirikan pada 5 Februari 1947, HMI hadir sebagai organisasi kader yang memadukan keislaman dan keindonesiaan, serta konsisten menjadikan intelektualitas dan pengabdian sebagai poros gerakannya. Dalam lintasan sejarah nasional tersebut, HMI Cabang…
-

Sejarah: Guru yang Sering tak Didengar
Sejarah sering diperlakukan sebagai cerita masa lalu yang telah usai. Ia diajarkan di sekolah sebagai deretan tahun, nama tokoh, dan peristiwa, lalu perlahan dilupakan. Padahal, sejarah sejatinya adalah guru—sayangnya, guru yang paling sering tak didengar. Di tengah krisis lingkungan, konflik sosial, dan kegelisahan moral hari ini, sejarah justru menawarkan pelajaran penting tentang ke mana arah…
-

Kepemimpinan Demagog dan Patologi Birokrasi: Krisis Rasionalitas Pemerintahan Lokal
Otonomi daerah menempatkan pemerintah kabupaten sebagai aktor kunci dalam mewujudkan kesejahteraan warga. Pada level inilah negara berjumpa langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat: pelayanan publik, pembangunan dasar, dan distribusi keadilan sosial. Namun, realitas pemerintahan lokal kerap menghadapi persoalan serius, yakni menguatnya kepemimpinan demagog yang berkelindan dengan patologi birokrasi. Kombinasi keduanya berpotensi melemahkan rasionalitas dan etika pemerintahan…
-

Pesta Adat Pa’jukukang-Gantarangkeke: Sebuah Kenangan Pernikahan
“Pernahkah anda membayangkan jika hari pernikahan Anda dirayakan oleh banyak orang, bahkan jauh setelah jasad Anda terbenam di kedalaman semesta?” Bantaeng memang memiliki banyak cerita yang menarik untuk dikupas, tentu hal ini merupakan sesuatu yang lumrah bagi kita semua, khususnya masyarakat Kabupaten Bantaeng. Gelar Butta Toa untuk Bantaeng bukanlah julukan yang melekat begitu saja, hal…
-

Merah Putih dan Jolly Roger
Bulan agustus merupakan bulan yang disambut sukacita oleh seluruh masyarakat Indonesia, mungkin saya juga termasuk orang tersebut. Bagaimana tidak? Karena bulan ini serupa bulan deklarasi kemerdekaan Republik Indonesia, tempat kita, bangsa Indonesia bermukim. Meskipun sesekali saya masih bertanya, “Apakah kemerdekaan itu hanya bersifat temporal? Atau justru sesuatu yang seharusnya dinikmati setiap individu bangsa ini hingga…
-

Antara Hegel, Marx, dan Buruh yang Dirumahkan
Belakangan ini kabar buruk berembus dari Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Kabar ini hampir sama dengan buruknya kualitas udara di kawasan tersebut, lantaran asap yang dihasilkan oleh beberapa tungku smelter nikel di kawasan tersebut. KIBA merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ditetapkan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, di mana pada saat itu Menteri Perindustrian atas…
