Category: Esai

  • Ramadan 40 Tahun Lelaki Selatan

    Ramadan 40 Tahun Lelaki Selatan

    Life begins at Forty,  konon, kehidupan sesungguhnya di mulai pada usia 40 tahun. Mengapa?  Jelas, di usia 40 tahun, bagi seorang insan, adalah usia yang cukup matang. Untuk sampai usia 40 tahun, tentu, telah merasakan manis pahit kehidupan, asam garam pengalaman, dan pahit getir perjuangan. Sudah menjadi pengalaman umum, setiap insan memiliki bentangan sejarahnya masing-masing.…

  • Sosaku Kobayashi, Ki Hadjar Dewantara, dan Pentingnya Sekolah yang Menyenangkan

    Sosaku Kobayashi, Ki Hadjar Dewantara, dan Pentingnya Sekolah yang Menyenangkan

    Saya sudah lupa, kapan terakhir kali anak-anak di sekolah mendengus kecewa karena tiba waktu istirahat atau jam pulang. Selalu, sejauh yang saya saksikan, mereka justru bersorak gembira dan berteriak-teriak ketika bel penanda itu berdering. Seolah suara itu sudah lama mereka nanti, membebaskannya dari muramnya perasaan mereka di kelas. Atau, jika sudah teramat bosan, mereka akan…

  • Berkah Lailatulqadar untuk Mengenal Diri

    Berkah Lailatulqadar untuk Mengenal Diri

    Seyogianya, bulan Ramadan penuh berkah, membawa ketenangan jiwa seluruh alam. Bagi jiwa-jiwa yang tenang, makin ke sini Ramadan makin garib adanya. Pemandangan itu kontras, apabila kita melihat beberapa peristiwa lalu lalang di layar media sosial, makin ke sini Ramadan makin bising adanya. Tengok saja beberapa kejadian kekerasan, pencurian, pertikaian, makin intens di bulan berkah ini.…

  • Hikmah Apparikongang

    Hikmah Apparikongang

    Manusia menghabiskan banyak waktu, uang, dan energi untuk memberi manfaat bagi orang lain, termasuk keluarga, teman, dan orang asing. Mengapa kita melakukannya? Pernahkah kita memedulikan orang lain demi kepentingan mereka dan bukan hanya demi diri kita sendiri? Apakah tujuan akhir kita selalu dan semata-mata hanya untuk kepentingan diri sendiri, atau apakah kita mampu memperhatikan kesejahteraan…

  • Aku Rindu Pemimpin Pembaca Buku

    Aku Rindu Pemimpin Pembaca Buku

    Tidak ada yang kebetulan. Termasuk momentum esaiku ini. Persisnya, 8 tahun silam, Facebook mengingatkanku pada salah satu kenangan. Tentang, satu tulisan, muasalnya di lembaran mingguan Kala, Ahad, 03 April 2016, lalu kuunggah di akun facebookku, berjudul “Baca Buku, Baca Buku dan Baca Buku”. Esai tersebut berisi tentang dua sosok pemimpin dunia kala itu, sering bersuara…

  • Kembalinya Jiwa yang Tenang

    Kembalinya Jiwa yang Tenang

    “Proses merupakan kekayaan pribadi. Hasilnya adalah kepemilikan bersama.” (Maksim Daeng Litere) Sebagian besar manusia menginginkan keselamatan, setidaknya untuk dirinya dan orang-orang terdekat. Tentu, tidak hanya itu, segala kemuliaan, keberkahan dan kebaikan senantiasa menghampiri kehidupan kita. Hidup di atas keberkahan bukanlah tanpa alasan, setidaknya, seseorang telah memiliki kesadaran terhadap kebesaran Ilahi, sekecil apapun itu. Dalam caption…

  • Korelasi Puasa dan Moral

    Korelasi Puasa dan Moral

    Kalau kita mempertanyakan apakah orang berpuasa sudah pasti bermoral? Atau pernyataan orang itu pasti bermoral krn dia berpuasa. Ini sebenarnya sama saja jika kita mempertanyakan, orang itu sudah beberapa  kali naik haji tapi koq tetap korupsi, koq malas sedekah. Atau ada juga yang mempertanyakan, orang itu rajin salat, rajin mengaji tapi perlakuan ke  istri dan…

  • Sehabis Musrenbang Anak, Hadirlah Assare 9.0

    Sehabis Musrenbang Anak, Hadirlah Assare 9.0

    Sekaum anak remaja milenial, kisaran usia 15-18, menabalkan diri sebagai Forum Anak Butta Toa (FABT) Bantaeng, tiada henti beraktivitas. Mereka melaju dengan segudang kreativitas, dikreasikan dari waktu ke waktu, sejak tahun 2012. Aktornya boleh berganti dalam satu forum, tapi ekosistem kreatifnya senantiasa menggelinding, sesuai dengan apa yang bakal didedahkan. Per tanggal 20 Maret 2024, bertempat…

  • Syukur

    Syukur

    Selain sifat sabar (telah dijelaskan pada tulisan sebelumnya), sifat lain yang harus dimiliki seseorang untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat adalah syukur. Keduanya merupakan dua sisi mata koin yang tak terpisahkan, karena kehidupan yang selalu diiringi oleh nikmat dan musibah yang silih berganti. Bersabar untuk musibah yang dihadapi dan bersyukur atas semua nikmat yang diperoleh…

  • Sabar

    Sabar

    Di antara perasaan takut (khauf), duka cita (huzn), dan harapan (raja’) (ketiganya telah dijelaskan pada dua tulisan sebelumnya), hadir perasaan sabar yang membuat ketiga perasaan tersebut senantiasa positif dan tetap terkendali. Sabar secara bahasa berarti menahan atau mencegah, diartikan pula sebagai menahan diri dari berkeluh kesah. Dapat pula diartikan sebagai “tidak tergesa-gesa bertindak sebelum waktunya.”…