Category: Esai
-

Hari ini adalah Hari Baik Kita
Berlaksa tanda kebaikan bisa sebagai penanda. Salah satu penandanya, berbentuk pemberian. Wujud pemberian itu sendiri, bisa pula berlaksa bentuknya. Tanda kebaikan berupa pemberian, serupa siklus memutar dalam keabadian. Kebaikan berpucuk pada pemberian, sementara pemberian berpuncak pada kebaikan. Begitulah adanya satu peristiwa kecil, tapi amat bermakna pada saya. Tatkala seorang sahabat baru pulang dari Bali, karena…
-

Selamat atau Celaka
Kata pertama untuk setiap orang yang dilantik dalam jabatan apa pun, adalah kata “Selamat”. Apa makna dari kata ucapan “selamat”? Tersirat bahwa salah satu maksud dari orang yang mengucapkannya kepada yang bersangkutan, orang yang dilantik itu, dapat selamat dari mara bahaya yang akan menimpanya, akibat dari adanya jabatan itu. Karena itulah, ucapan refleks ataupun disengaja…
-

Di Ruang Alonica
Sore dengan kopi gula aren, serta beberapa pilihan menu lainnya. Sila dicoba . Sebuah nama cafe yang membuat saya penasasan. Andien sang pemilik kafe dengan usia masih muda, mampu menerobos kafe di tengah menjamurnya kafe, serta begitu ketatnya persaingan. Sambil kuseruput kopinya. Dan menemukan siapa sesungguhnya Alonica? Ternyata terinspirasi dari sebuah judul lagu, dari sebuah…
-

Sumpah: Sampahku dan Sampahmu adalah Sampah Kita
Segala sesuatu yang bukan pada tempatnya merupakan sampah. Setiap orang pasti menghasilkan sampah. Bahkan, bila seseorang salah tempat, ia bisa jadi sampah. Maka perkara sampah bukan perkara orang per orang, tapi masalah bersama. Pendekatannya pun mesti holistik. Menyata di hajatan anak-anak milenial, sungguh satu kemewahan bagi saya. Mereka mendapuk diri sebagai “Generasi Hijau”. Helatannya bertajuk,…
-

Kursi itu Milik Kami
Sebagai sebuah negeri yang menganut sistem demokrasi, di baliknya mengandung makna, bahwa dalam berbangsa dan bernegara, rakyatlah yang punya kuasa untuk mengatur hajat hidupnya sendiri. Dia adalah subjek dalam demokrasi, politik, dan proses pembangunan. Dalam artian bahwa ia rakyat sekaligus pemimpin. Manakala dibahasakan lebih praktis, jika ia rakyat, sekaligus ia adalah presiden. Jika ia rakyat…
-

Menakar Kembali Esensi KKN
Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diwajibkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Indonesia adalah sebuah langkah strategis yang patut diapresiasi, karena ia membuka ruang bagi mahasiswa untuk bersentuhan langsung dengan realitas sosial di masyarakat. Namun, di balik gagasan mulia tersebut, tersembunyi tantangan yang tak kalah pentingnya: Bagaimana memastikan bahwa program ini tidak terjebak dalam sekadar formalitas?…
-

Lawan yang Jujur
Hidup tanpa cinta bagai taman tanpa bunga. Hidup hanya berkawan tanpa lawan, bagai tanpa penyedap, hambarlah rasa. Dinamika tak elok, suasana hanya kita merasa baik dan bahkan paling benar. Butuh lawan untuk pengakuan yang jauh lebih jujur. Kadang kala melepas yang berkenaan cara kita yang sering keliru. Atau terlalu fanatik. Padahal itu adalah pemantik yang…
-

Tujuh Belasan Kebablasan
Setiap perayaan kemerdekaan Indonesia sampai saat ini dengan usia yang cukup matang. Masih berkalang tanya, sejauh mana sisi kemerdekaan itu berlaku, jika masih saja terdampar di tengah zaman? Masih saja disandera kemerdekaannya. Seperti terjajah kembali di negerinya sendiri. Tidak harus kita tutup mata. Dan apatah lagi merasa nasionalis. Padahal kita sering mengolok-olok negeri sendiri. Tanpa…
-

Surat Kemerdekaan untuk Shanum
Waima surat tidak lagi populer guna dijadikan unjuk minda dan rasa, tapi aku masih bersetia untuk menggunakannya. Bagiku, surat tetap lebih baik tinimbang medium lainnya. Surat serupa representasi jiwa, jangkauannya melampaui batas-batas ragawi. Shanum, dikaulah cucu pertamaku. Kehadiranmu seolah menambah gairah hidup, buat menata kehidupan di masa datang. Usiamu baru saja setahun lebih, bila merujuk…
-

Jenetallasa: Suatu Waktu
Tahun 2003, 21 tahun yang lalu, saya memiliki kesempatan berharga untuk menjadi fasilitator desa di Desa Jenetallasa, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Bergabung di Lembaga Mitra Turatea yang berpusat di Kabupaten Jeneponto, saya dan dua orang teman saya, Ida dan Rahmat telah mendapatkan pengalaman pertama sebagai fasilitator desa. Pengalaman ini telah memberikan pandangan yang sangat berharga…
