Category: Esai

  • Penyair Celana Menemui Sang Maha Sastra

    Penyair Celana Menemui Sang Maha Sastra

    Dunia sastra kembali berduka hari ini. Sastrawan sekaligus penyair Joko Pinurbo meninggal dunia, Sabtu, 27 April 2024, pukul 06.03 WIB di RS Panti Rapih, Yogyakarta. Benteng Roterdham Makassar, perjumpaanku denganmu kala itu kau asyik menyeterika kata dan cara pandang mendamaikan puisi dan kata.  Sesekali melirikku lirih. Dan kau tak mengenaliku dan itu pasti serta wajar. Karena saya…

  • Tungguru Isrun

    Tungguru Isrun

    Tak berselang lama kepergian seorang tokoh pendidik pak Syafruddin. Kini tetiba langit mengawal hari kami kembali dengan kedukaan berpulangngya pada  Ilahi seorang guru, Muh. Isrun bin Muh. Arief. Kami lebih akrab menyapanya dengan Tungguru Isrun. Setiba di pucuk waktu, kala magrib menggemgam  hari. Ranah duka kembali menyelimuti kami. Seorang guru tutup usia dengan membuat semua…

  • Lebaran Riang Gembira

    Lebaran Riang Gembira

    “Semua hari yang di dalamnya kamu tidak berbuat dosa, itulah hari raya sesungguhnya.” (Imam Ali bin Abi Thalib) Kemeriahan lebaran pun tiba, selama berpuasa sebulan penuh lamanya. Sudah menjadi pengetahuan umum, tradisi menyambut hari raya, biasa disebut juga lebaran, sering dirayakan bersama kerabat dan orang-orang tercinta lainnya. Saking pentingya tradisi ini, setiap orang berusaha sedapat…

  • Namamu dan Kebeningan Hatimu

    Namamu dan Kebeningan Hatimu

    Langit terang kala itu, tapi sejuta kepala tertunduk. Suasana haru menyelimuti kala mendengar kau dirawat karena sebuah musibah. Jauh dari bayangan kami. Kau harus berjuang saat usai penanganan operasi. Tiada bisa menduga. Berharap mukjizat Tuhan. Namun, ketika detik berlalu, tangis dan doa pecah ke langit. Seraya Tuhan menambatkan dan menempatkanmu di surga-Nya. Kabar duka menyelimuti…

  • Hari Bumi yang Membumi

    Hari Bumi yang Membumi

    Genangan air berwarna hijau, tenang menenangkan. Waima terik baskara barulah semadya adanya. Lebih serupa kolam besar, tinimbang cekdam. Mungkin karena debit air sedikit. Biasanya, tatkala musim hujan awet, volume air cekdam meninggi. Daya tampungnya kurang lebih 84.000 kubik. Luasa areal cekdam 10 hektar. Tak lama kemudian, hujan turun perlahan. Perubahan cuaca, dari terik ke hujan…

  • Qua Vadis Pedamping Desa

    Qua Vadis Pedamping Desa

    “Kualitas insaniah dapat didefinitkan, apa masih mencari tempat atau ditempatkan.” (Maksim Daeng Litere) Program pedampingan dana desa akan berakhir di ujung tahun ini. Desas desus berakhirnya program pemerintah itu, seiring akan bergantinya pemerintahan, pascapemilu presiden dan wakil presiden, baru-baru ini. Mafhum adanya,tradisi pemeritahan baru, jelas mempunyai program baru pula, yang tertuang pada sebuah janji politik.…

  • Hudzaipah: “Mentari” Energi yang tak Terbatas

    Hudzaipah: “Mentari” Energi yang tak Terbatas

    “Kehidupan ini dinamis. Cinta adalah energi dan keniscayaan bukan sekadar emosi, melainkan energi fundamental yang mampu mengubah diri dan menuntun manusia menuju kesadaran tertinggi” “Inilah kisahnya”, narasi visual seorang kawan. Pemuda lajang bernama Hudzaipah (Daeng Naba) atawa sapaan akrabnya Saipal. Lahir di Gowa, 03 Januari 1999. Saipal dikelilingi oleh kreativitas sejak usia muda. Semangat bawaan…

  • Menyibak Lebur tapi Tak Larut

    Menyibak Lebur tapi Tak Larut

    Ada yang larut dengan pesona, ada yang lebur dengan persona. Tipuan-tipuan bagai pesulap, lamat-lamat menyusup, mengendap, melesap masuk tanpa permisi (adab). Pura empati tetapi menaruh belati. Ada yang meringsut kemudian menjalin jala-jala sengketa. Benalu dinamakannya. Sebab ia berusaha lebur secara terpaksa kemudian hendak pula larut. Berpotensi akan menjadi karut marut. Ibatat pada satu komponen dan…

  • Omong-Omong Menuju Mei Bulan Menggambar

    Omong-Omong Menuju Mei Bulan Menggambar

    Malam itu, ketika semua orang rumah masih terlelap. Waktu menunjukkan dini hari pukul 02.21 WITA. Keheningan menyelimuti rumah, hanya sesekali terdengar deringan bunyi alarm dari gawai, pemecah keheningan, penanda waktu sahur segera tiba. Dalam keadaan setengah sadar, alarm aku matikan sembari mengecek notice WhatsApp. Beberapa notice muncul, salah satunya salam sapa seorang kawan yang dulunya…

  • Idulfitri: Kembali pada Kesucian atau Sekadar Kembali Bersantap

    Idulfitri: Kembali pada Kesucian atau Sekadar Kembali Bersantap

    Akhirnya sampailah kita pada Idulfitri, sebuah momen perayaan kemenangan bagi umat Islam yang diekspresikan dengan ungkapan “minal aidin wal faizin”. Menurut Prof. Quraish Shihab, kalimat tersebut bermakna “semoga kita termasuk orang yang kembali dan orang yang beruntung (menang)”. Kalimat itu merupakan harapan akan buah dari amal Ramadan yang kita kerjakan. Allahu Yarham Nurcholish Madjid, menyebut…