Author: Sulhan Yusuf

  • Si Katan: Maskot Pilkada Bantaeng

    Si Katan: Maskot Pilkada Bantaeng

    Kecil itu indah, small is beautiful. Begitulah rupa burung kecil lincah nan cekatan, berbulu sederhana, tapi bersuara nyaring. Nama kawanannya, Sikatan. Salah satunya dijuluki Sikatan Lompobattang, bernama latin, Ficedula Bonthaina. Burung ini endemis Pulau Sulawesi. Penyebarannya di gugusan pegunungan Lompobattang. Orang tempatan dalam bahasa Makassar menyebutnya: Cui-cui. Keindahan sesuatu yang kecil itu, pun patut didapukkan…

  • Mengeja Flora, Fauna, dan Budaya via Maskot Pilkada

    Mengeja Flora, Fauna, dan Budaya via Maskot Pilkada

    Banyak jalan menuju Roma. Aneka cara melestarikan flora, fauna, dan budaya. Dimensi kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan) merupakan lapik utama pendidikan, dituangkan dalam jalur formal, informal, dan nonformal. Pelestarian flora, fauna, dan budaya, melalui jalur pendidikan menemukan lahan garapan yang amat luas. Bergantung pada apa yang ingin dicapai. Satu permisalan, pendidikan politik, khususnya…

  • Bunda Lansia Ceria

    Bunda Lansia Ceria

    Saya mau tamasya//Berkeliling-keliling kota//Hendak melihat-lihat keramaian yang ada//Saya panggilkan becak//Kereta tak berkuda//Becak, becak, coba bawa saya… (“Naik Becak”, Ibu Sud). Usia hanyalah angka, tapi spirit tiadalah menua. Aktivitas tetap jalan, kreativitas masih runtun. Tidak pikun dan stress, senang menampak bahagia menyata. Itulah asa di hari tua. Menjadi lansia sehat, terawat dan bermartabat. Itulah penggalan-penggalan kalimat…

  • Tabe’ Bija: Serupa Literasi Qoute

    Tabe’ Bija: Serupa Literasi Qoute

    Sederet kata bisa menghidupkan dan mampu pula mematikan jiwa. Sebab kata mampu menghidupkan jiwa, maka seringkali menentukan jalan hidup. Begitu pun, amat banyak jiwa yang mati di hadapan seonggok kata. Satu kata bagai sebutir peluru. Mekar tidaknya jiwa, bergantung pada kata-kata. Sudah menjadi pengetahuan umum, fungsi dari kata adalah sebagai alat untuk melakukan komunikasi, baik…

  • Aku, Javid, dan Pak Syafar

    Aku, Javid, dan Pak Syafar

    Sekolah bagai cangkang kepompong, sepadan terungku. Bila menamatinya, maka para murid akan terbang, serupa kupu-kupu dengan segenap keindahannya. Baik untuk dirinya, maupun buat orang-orang terdekatnya. Begitulah adanya, sekaum remaja yang selama ini berseragam putih abu-abu, tiba-tiba mengenakan pakain rapi berselempang syal unik, dikenakan sebentuk medali, lalu dikuatkan selembar tanda kelulusan. Wajah-wajah ceria menghidu satu ruangan,…

  • Pilkada 2024: Menyongsong Bantaeng Emas 2045

    Pilkada 2024: Menyongsong Bantaeng Emas 2045

    Mengimajinasikan masa depan satu negeri, apatah lagi mengkuantifikasi patokan masa, bukanlah pekerjaan sulit. Namun, tiada gampang merumuskan langkah konkritnya. Apatah lagi, bila melibatkan sekotah komponen anak negeri, bakal membutuhkan tindakan lantip, buat menjaring segenap minda yang mengemuka. Salah satu negeri di Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Bantaeng, termasuk negeri yang sementara merumuskan masa depan, paling tidak…

  • Menubuhkan Duta dan Ekskul Literasi

    Menubuhkan Duta dan Ekskul Literasi

    Memoncerkan gerakan literasi di sekolah, mesti menyodorkan seribu satu kiat. Selain panduan Gerakan Literasi Sekolah, diperlukan pula tindakan praktis berbasis konteks kebutuhan, sebentuk pembumian literasi. Guru, pustakawan, dan siswa harus padu padan mengingtegrasikan diri dalam satu kesatuan kolektif kelegial, bernapaskan gerakan literasi. Sekotahnya punya pemantik. Termasuk apa yang baru saja saya lakoni pada satu lembaga…

  • Kayulompoa

    Kayulompoa

    Puca dan Angkaeng, dua pohon endemis Bantaeng, ditanam secara simbolis oleh Pj. Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, saat Peringatan Hari Bumi Sedunia di Cekdam Balangsikuyu. Pilihan lantip terhadap pohon endemis, diinisiasi oleh Kadis Lingkungan Hidup Bantaeng, Nasir Awing. Dan, akan digalakkan secara massif untuk ditanam, terutama di daerah aliran sungai, ketika hari lingkungan hidup nanti. Jujur,…

  • Hari Bumi yang Membumi

    Hari Bumi yang Membumi

    Genangan air berwarna hijau, tenang menenangkan. Waima terik baskara barulah semadya adanya. Lebih serupa kolam besar, tinimbang cekdam. Mungkin karena debit air sedikit. Biasanya, tatkala musim hujan awet, volume air cekdam meninggi. Daya tampungnya kurang lebih 84.000 kubik. Luasa areal cekdam 10 hektar. Tak lama kemudian, hujan turun perlahan. Perubahan cuaca, dari terik ke hujan…

  • Tamuku dan Puisi Lainnya

    Tamuku dan Puisi Lainnya

    Tamuku sore ini bersama mendung kotakuseiring tergelincirnya senja yang khusyuktamuku pamit pulang ke pengutus-Nya sebelum pisahbait-bait doa kurapalkandaku ingin menggelar pesta kecil-kecilanpenanda bahagia meluap-luapdi perjamuan terakhir tahun iniburasakku-ketupakku dan aneka lauk tersajipesta ini layak dipentaskan sebagai kemenangan bersama dua puluh sembilan hari yang laludikau tamuku datang bersiang-bermalamdengan limpahan aneka paketrahmat-ampunan-pembebasan daku masih ingat benardi subuh…