Category: Esai

  • Menjaga Tungku Kayu Tetap Menyala; Bagaimana Hidup Setelah Perayaan?

    Menjaga Tungku Kayu Tetap Menyala; Bagaimana Hidup Setelah Perayaan?

    Kala pagi menyingsing, ibu (begitu kami menyebutnya sejak 3 tahunan ini, rumahnya kami jadikan basecamp ‘pengungsian’ bagi manusia-manusia yang mendamba ketenangan dari huru hara perkotaan) bergegas menuju dapur, memastikan stok kayu bakar cukup, buat mengenyangkan perut keluarga hari ini. Jika kayu bakar tak cukup, berarti ibu harus ke hutan, untuk mencari kayu bakar agar tungku…

  • Algoritma Kesadaran

    Algoritma Kesadaran

    Berangkat dari sebuah pertayaan monohok oleh kawan ngopi. Mengapa Tuhan memberi izin iblis mengoda dan menyesatkan manusia? Jika begitu, berarti iblis sedang menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Tuhan. Artinya, apabila iblis menjalankan tugasnya, kelak iblis akan diganjar surga oleh Tuhan,  ujarnya. Saya sedikit mengernyitkan dahi. Berusaha menjawab pertanyaan kawan saya itu. Jedah sejenak, lantas saya…

  • Jebakan Media Sosial di Musim Politik

    Jebakan Media Sosial di Musim Politik

    Dunia kini adalah era media sosial. Ia menjelma menjadi sebuah keniscayaan yang tak bisa ditolak. Kehadirannya menjadi kebutuhan. Bukan lagi sekelas gaya-gayaan. Dahulu, informasi-informasi hanya lewat selembar kertas dan goresan tinta di atasnya, yang disebut dengan koran atau surat kabar. Informasi yang disajikannya hanya lewat tulisan. Atau melalui sebentuk kotak kecil yang terbuat dari logam,…

  • Man Huwa Muhammad?

    Man Huwa Muhammad?

    Penanda seorang muslim, selain pengakuan iman akan kebeeradaan dan keesaan Allah, secara bersinambung diikuti pernyataan iman kedua tentang kenabian Muhammad saw. Allah dan Muhammad adalah dua nama yang bersanding dalam pengakuan iman (syahadat). Pengakuan iman mensyaratkan ilmu dan meniscayakan implementasi amal. Bila iman kepada Allah mensyaratkan makrifat tentang-Nya (Makrifatullah), pun demikian dengan pernyataan iman atas…

  • Kelapa: Tradisi dan Kejayaan Orang Bugis-Makassar pada Masa Lampau

    Kelapa: Tradisi dan Kejayaan Orang Bugis-Makassar pada Masa Lampau

    Dalam laporan kegiatan Beranda Komunitas, di sejumlah desa di Bulukumba, saya membaca petikan percakapan Ramadhani dengan Suharni, seorang petani perempuan dan ibu rumah tangga dari Desa Swatani. Suharni menjelaskan bahwa kelapa memiliki banyak kegunaan praktis. Misalnya, daging buah kelapa bisa diolah menjadi santan dan minyak kelapa. Dua produk tersebut merupakan bahan pokok dalam banyak masakan…

  • Membangun Kualitas Komunikasi dan Akhlak Pelajar di Era Digital

    Membangun Kualitas Komunikasi dan Akhlak Pelajar di Era Digital

    Kini, ruang dan waktu tidak hanya ditaklukkan oleh kekuatan alamiah manusia dan mekanik mesin. Ruang dan waktu pun ditaklukkan oleh kekuatan elektromagnetik. Inilah salah satu makna dari era digital. Refleksi dan ungkapan kerinduan generasi baby boom—yang dalam perspektif Neil Howe dan William Strauss, terlahir tahun 1943-1960—pun mengalami perubahan, dari “Jauh di mata dekat di hati”,…

  • Bantaeng: Negeri Inovasi

    Bantaeng: Negeri Inovasi

    Terlalu mudah mengatakan satu realitas buruk. Ongkosnya murah, cukup melontarkan sederet kata mematikan jiwa. Namun, lebih mudah dan murah lagi, menyodorkan kebaikan, cukup dibuktikan dengan keinginan segelintir orang, mau belajar pada pencapaian prestasi layanan kebaikan. Kamis, 12 September 2024, menyata peristiwa unik di Kabupaten Bantaeng. Apa pasal? Hadirnya kunjungan studi tiru dari Kementrian Koordinator Kemaritiman…

  • Pesona

    Pesona

    Saat rilis awal, betapa manis dibumbuhi penuh jimat, mantra sakti mandraguna. Beberapa reaksi penuh harapan, menggugah.Tetiba menggugat. Ada tercekat, terpikat, ada terdiam kalabangngaang (kaget, terhentak tak menyangka). Masih kusimak permainan hompimpa alaium gambreng saling mengutuk.  Ada yang berwasiat, dan pula bermuslihat. Pesona ditabuh bertalu-talu. Tetiba si Petong hadir di tengah pergulatan adu kesaktian. Mereka yang…

  • Seleksi yang Gagal?

    Seleksi yang Gagal?

    Mafhum dipahami, aspirasi dan kebutuhan-kebutuhan warga, mesti terdengar dan terfasilitasi oleh negara. Aspirasi dan kebutuhan-kebutuhan warga itu “dibunyikan” melalui lembaga legislatif yang disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten). Di lembaga inilah, suara rakyat terwakilkan. Kebutuhan rakyat mesti “dipertaruhkan dan diperdebatkan”. Lembaga ini adalah representasi dari wajah-wajah rakyat. Siapa pun…

  • Lutfi Laddong: Body, Mind, and Soul

    Lutfi Laddong: Body, Mind, and Soul

    Setiap ada karibku berpulang pada keabadian, seolah separuh napasku terbang bersama dirinya. Dan, napas yang tersisa, akan menyusulnya, perlahan mengejar, cepat atau lambat. Sebab, napas akan kembali pada Sang Yang Mahapunya. Kewafatan insan hanyalah menegaskan, dari-Nya akan kembali pada-Nya. Rabu, 11 September 2024. Aku masih menyata di Bantaeng. Pagi masih semenjana teriknya. Baskara belum semadya…