Category: Esai

  • Ruang Alonica II

    Ruang Alonica II

    Jumat siang, awan tebal di langit sepertinya akan menumpahkan sejuta butir air. Saya bergegas melaju, ke tempat yang sudah lama saya rencanakan, rindu menyeruput kopi gula aren yang lezat di sebuah cafe bernama Alonica. Serta beberapa menu lain yang juga tak kalah lezatnya, sila merasakan sensasi itu. Cukup recommended untuk dinikmati. Ditambah juga sisi ruangan…

  • Keunikan Pesantren, Santri, dan Orangtua

    Keunikan Pesantren, Santri, dan Orangtua

    “Jangan maki sekolah di pesantren, karena pasti kamu hanya akan jadi imam masjid atau jadi imam kampung. Dicari saat ada yang meninggal atau ada yang mau syukuran selamatan untuk baca-baca songkolo.” Setidaknya, kutipan kalimat tersebut di atas, masih sering muncul di kalangan masyarakat yang tidak mengikuti perkembangan pondok pesantren. Pesantren sebentuk lembaga pendidikan Islam. Santri…

  • Teka-Teki Libur Ramadan: Drama yang Tak Perlu

    Teka-Teki Libur Ramadan: Drama yang Tak Perlu

    Sepertinya, dunia pendidikan kita telah menjelma panggung sandiwara yang tak pernah kehabisan drama. Dan kini, lakon terbaru yang dipentaskan adalah teka-teki seputar libur Ramadan. Kabar ini bermula dari pernyataan pak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengisyaratkan akan ada kajian ulang soal kebijakan libur selama bulan Ramadan. Pernyataan itu sontak memicu berbagai spekulasi, seolah-olah publik…

  • Tangan Dingin Hansi Flick Meracik Blaugrana

    Tangan Dingin Hansi Flick Meracik Blaugrana

    Dunia sepak bola senantiasa penuh teka-teki. Banyak misteri pengiringnya. Terkhusus pemain dan pelatih. Ada pemain bintang, tapi tidak berhasil menjadi pelatih cemerlang. Namun, tidak sedikit pemain bukan bintang, tapi berhasil menjadi pelatih sukses. Hansi Flick adalah salah seorang pemain, lalu menjadi pelatih. Flick berkebangsaan Jerman, pernah memperkuat beberapa klub Eropa. Dia salah satu nama jajaran…

  • Menghapus Kenangan Pahit?

    Menghapus Kenangan Pahit?

    “Aku percaya semua orang terlibat dalam hidupku akan mengkhianati. Aku percaya akan hal itu, meski mereka akan menyangkalnya,” Ungkap Mike Tyson. Sebuah pembuka yang menghentak. Saya mencoba mengalir hingga ke hilir, sambil belajar mengukir kembali. Katanya sekelompok ilmuwan baru-baru ini berhasil menemukan pendekatan baru untuk membantu menghapus kenangan buruk. Bagaimana caranya?Dalam sebuah eksperimen yang berlangsung…

  • Fatherless: Hubungan Anak Laki-laki dengan Sang Ayah

    Fatherless: Hubungan Anak Laki-laki dengan Sang Ayah

    Pada jejak waktu ini, banyak istilah psikologis yang populer di kalangan masyarakat, seperti healing, toxic relationship, ansos, burn out, mindfulness, self diagnose, dan masih banyak lagi. Kepopuleran istilah psikologis tersebut tidak jauh dari dampak bermedia sosial. Individu yang tiap waktu senggang ataupun sibuk memakai smartphone-nya untuk menjelajah dunia maya, kerap kali bertemu dengan istilah-istilah psikologis…

  • Kultus Skincare, Penjara Baru bagi Perempuan

    Kultus Skincare, Penjara Baru bagi Perempuan

    Pernah suatu kali, seorang teman berkata dengan bercanda, “Wajahmu glowing yah kalau di foto? Tapi kalau di dekat, ternyata banyak bintik-bintiknya.” Saya hanya tersenyum sambil meneguk secangkir kopi yang baru saja kuseduh. Sebenarnya, kata-katanya tidak menyakitkan, tetapi tetap meninggalkan tanda tanya di pikiran saya. Mengapa kecantikan kini seolah lebih dari sekadar pujian? Mengapa kita merasa…

  • Pejalan Pelintas Waktu

    Pejalan Pelintas Waktu

    “Aku fana dalam Tuhanku, dan Tuhan adalah milikku. Jangan mencarinya ke mana-mana. Dia ada di dalam jiwaku. Aku adalah sang raja, namun aku mengakui pada kalian, bahwa seseorang yang menjadi rajaku, yakni Tuhan.” (Maulana Rumi, Rubai 421) Dunia identik ruang dan waktu, keduanya tak terpisah. Perjalanan waktu tak mengenal akhir perjalanan. Setiap yang ditunggu akan…

  • Antagonis dan Protagonis Sebuah Lakon

    Antagonis dan Protagonis Sebuah Lakon

    Setiap peristiwa, sebagaimana peran yang dijalankan, sebagai pelengkap cerita. Ada sifat, karakter bagi setiap manusia, ada keluar dari cirinya, ada keduanya ia mainkan. Melengkapi kurikulum dunia, manusia dan kehidupan setiap saat, setiap masa bahkan detik. Semua merasa benar dan baik menurut lakon “protagonis dan antagonis”. Secara murni dan jujur memerankan. Maka harus totalitas, profesional. Meski…

  • Kalah Dihormati, Menang Dimuliakan

    Kalah Dihormati, Menang Dimuliakan

    Kontestasi politik melalui proses pemilihan kepemimpinan di seantero negeri nusantara usai. Figur-figur mumpuni sudah ambil bagian untuk berpartisipasi dalam prosesnya. Masing-masing kandidat, dengan segala daya dan upaya telah dikerahkan untuk memenangkan “pertarungan” itu. Alhasil, setiap pertarungan pasti ada konsekuensinya. Berakhir dengan kemenangan atau berujung kekalahan. Mesti ada perolehan suara yang lebih banyak dari yang lainnya.…