Category: Esai
-

Pakai Rasio atau Rasa?
Bila dikiaskan dalam bentuk percakapan, pada setiap menjelang ajang kontestasi kepemimpinan, Ibu Pertiwi seolah berpesan kepada penghuninya: “Wahai orang-orang yang menjadi penghuniku, sesaat lagi orang-orang akan berlomba-lomba untuk mengisi kedudukan yang ada padaku. Saya tak punya daya untuk memilih dan menunjuknya secara langsung, tetapi saya berikan kesempatan kepadamu untuk menentukannya sendiri. Baik tidaknya diriku dan…
-

Hompimpa Alaium Gambreng
Kalimat Hompimpa Alaium Gambreng dalam bahasa Sansekerta memiliki arti, Dari Tuhan kembali ke Tuhan. Kalimat ini sudah ada sejak zaman Hindu-Buddha di awal abad ke-5. Filosofi di balik kalimat Hompimpa Alaium Gambreng diyakini sebagai upaya leluhur, untuk mengajarkan anak-anak tentang mendekatkan diri kepada Tuhan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan hompimpa sebagai bagian dari permainan…
-

Oligarki di Negeri Demokrasi
“Rakyat adalah mulut yang menjadi bisu karena diambil suarannya waktu pemilu.” (Pidi Baiq) Hari menjelang pendaftaran calon gubernur, walikota dan bupati, suara-suara dukungan makin nyaring terdengar. Suara itu datangnya dari para pendukung dan masyarakat. Mereka berharap, calon yang diusungnya memenuhi syarat dukungan, sesuai regulasi pemilu yang sedang berlaku. Sebagaimana diketahui umun, salah-satu syarat pencalonan kepala…
-

Asmara dan Amarah
Rasa itu menjelma menjadi ornamen dari setiap momen. Setiap jiwa dilengkapi cara bersikap dan bertaruh. Ada geliat, ada getar menyelinap melewati nadi-nadi, dan menembus hingga ke sebuah hulu. Tempat bersemayam sebuah rahasia. Teringat kisah Rahwana antara amarah meluapkan dendam kematian adiknya di tangan Rama. Dan rasa cinta kepada Sinta yang membuatnya mengubah segala perangai yang…
-

Mungkin karena “Mabuk”
Ketika manusia mulai menyata di dunia, secara lahiriah, yang pertama dipikirkannya adalah pemenuhannya terhadap kebutuhan dasar hidupnya. Tempat tinggalnya tersedia, pakaian untuk menutup badannya tertutupi, makan-minumnya tercukupi. Baginya, kebutuhan pertama yang mendesak olehnya adalah pemenuhan akan papan, sandang, dan pangan. Setelah seseorang mapan secara ekonomi, nalurinya sudah mulai mencari tantangan baru, sekaligus bergejolaknya hasrat yang…
-

Air Berkisah
Aku penghuni 71% dari permukaan bumi. Aku bisa mengubah bentuk diriku menjadi berbagai macam. Jika kau menginginkan rasa dingin, cukup masukkan aku dalam kulkas. Akan kubentuk diriku menjadi es. Begitupun jika kau memutuskan untuk memanaskan makanan yang hendak kausantap, aku pun bersedia mengeluarkan uap untukmu. Begitulah bentuk perkenalanku. Namun, aku tidak akan memperpanjang lagi soal…
-

Hari ini adalah Hari Baik Kita
Berlaksa tanda kebaikan bisa sebagai penanda. Salah satu penandanya, berbentuk pemberian. Wujud pemberian itu sendiri, bisa pula berlaksa bentuknya. Tanda kebaikan berupa pemberian, serupa siklus memutar dalam keabadian. Kebaikan berpucuk pada pemberian, sementara pemberian berpuncak pada kebaikan. Begitulah adanya satu peristiwa kecil, tapi amat bermakna pada saya. Tatkala seorang sahabat baru pulang dari Bali, karena…
-

Selamat atau Celaka
Kata pertama untuk setiap orang yang dilantik dalam jabatan apa pun, adalah kata “Selamat”. Apa makna dari kata ucapan “selamat”? Tersirat bahwa salah satu maksud dari orang yang mengucapkannya kepada yang bersangkutan, orang yang dilantik itu, dapat selamat dari mara bahaya yang akan menimpanya, akibat dari adanya jabatan itu. Karena itulah, ucapan refleks ataupun disengaja…
-

Di Ruang Alonica
Sore dengan kopi gula aren, serta beberapa pilihan menu lainnya. Sila dicoba . Sebuah nama cafe yang membuat saya penasasan. Andien sang pemilik kafe dengan usia masih muda, mampu menerobos kafe di tengah menjamurnya kafe, serta begitu ketatnya persaingan. Sambil kuseruput kopinya. Dan menemukan siapa sesungguhnya Alonica? Ternyata terinspirasi dari sebuah judul lagu, dari sebuah…
-

Sumpah: Sampahku dan Sampahmu adalah Sampah Kita
Segala sesuatu yang bukan pada tempatnya merupakan sampah. Setiap orang pasti menghasilkan sampah. Bahkan, bila seseorang salah tempat, ia bisa jadi sampah. Maka perkara sampah bukan perkara orang per orang, tapi masalah bersama. Pendekatannya pun mesti holistik. Menyata di hajatan anak-anak milenial, sungguh satu kemewahan bagi saya. Mereka mendapuk diri sebagai “Generasi Hijau”. Helatannya bertajuk,…
