Category: Esai

  • Ramadan: Bulan Ketercelupan Ontologis dalam Sibghah Ilahi

    Ramadan: Bulan Ketercelupan Ontologis dalam Sibghah Ilahi

    Prolog: Warna yang Mengubah Jiwa Bayangkan selembar kain putih yang dicelupkan ke dalam larutan pewarna. Semakin lama ia terendam, semakin pekat warna yang menyatu dengan serat kain itu. Begitu pula dengan manusia di bulan Ramadan, ia tercelup dalam keheningan ibadah, dalam doa yang mendalam, dalam puasa yang meluruhkan kerak-kerak duniawi. Ramadan bukan sekadar ritual tahunan,…

  • Menyoal Budaya Bertanya di Kelas

    Menyoal Budaya Bertanya di Kelas

    “Baik anak-anak, sampai di sini, apakah ada yang ingin ditanyakan?”Senyap, dan tak ada jawaban. Begitulah tanya seorang guru atau dosen, saat memberi jeda pada jalannya pembelajaran di kelas.  Dan responnya, nyaris sama, senyap. Inilah fakta di sekolah-sekolah, tempat kita menghabiskan separuh hidup, dari anak-anak hingga dewasa. Sialnya, situasi ini terbawa hingga di tingkat perguruan tinggi,…

  • Tagar, Amarah, dan Negara yang Enggan Mendengar

    Tagar, Amarah, dan Negara yang Enggan Mendengar

    Februari berlalu dengan gelombang kemarahan yang tak kunjung surut. Satu per satu kasus bermunculan, tumpah ruah, hingga tak ada lagi ruang untuk berpura-pura terkejut. Pagar laut yang lebih mahal dari kehormatan, lagu “Bayar Bayar Bayar” yang tak lagi terasa satire melainkan kenyataan pahit, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tak benar-benar gratis, hingga suara rakyat…

  • Menagih Janji Sang Pemimpin

    Menagih Janji Sang Pemimpin

    “Memberi makan pada orang yang lapar, lebih baik daripada membangun seribu mesjid.” Abdul Qodir Al-Jailani Janji telah diucap, kata telah terlontar, maka tak ada lain, selain membuktikan dengan kerja nyata. Ibarat hutang, harus dilunasi atau tunaikan. Ucapan semacam janji yang terlontar dari seorang pemimpin negeri, bukanlan omon-omon biasa. Rakyat akan menanti pembuktian dari ucapan pemimpin…

  • Jejak Air Mata Leluhur

    Jejak Air Mata Leluhur

    Atas nama buyut dan cicit nan luhur, ada yang semesta mempertautkan sekian puluh tahun sanak terpisah. Kini, sepertinya akan assiama kembali bagai sediakala. Para ayah, kakek kita masing-masing membangun silaturahmi yang kuat. Kukutip dari sebuah laman, tentang mutiara dan air mata. Sebagai pembuka narasi sederhana ini, bahwa di dasar laut yang dalam, terdapat sebuah kisah…

  • Ketika Langit Sungkan Memberi Kepastian

    Ketika Langit Sungkan Memberi Kepastian

    Aku berdiri sejak senja, pukul 16.30 WIB, di Auditorium Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Para tamu berdatangan satu per satu, dengan wajah penuh harap, separuh dengan tatapan penuh tanda tanya. Di hamparan meja-meja memanjang, para ahli astronomi dari berbagai instansi dan ulama falak dari ormas-ormas Islam, bersua dalam tatapan. Di antara mereka, tumpukan dokumen, catatan, dan…

  • Jalaluddin Rakhmat: Agama itu Akhlak yang Baik!

    Jalaluddin Rakhmat: Agama itu Akhlak yang Baik!

    Kemarin, 15 Februari 2025, tepat 4 tahun Jalaluddin Rakhmat berpulang. Ia meninggal akibat Covid-19 di Rumah Sakit Sentosa, Bandung. Menyusul istrinya yang meninggal di tempat yang sama empat hari sebelumnya. Kepergian Kang Jalal–sapaan akrab Jalaluddin Rakhmat—meninggalkan rongga besar bukan hanya di dada para pengagumnya, tapi juga bagi khazanah pemikiran di Indonesia. Kang Jalal merupakan salah…

  • Mengelola Kegagalan

    Mengelola Kegagalan

    Sukses itu dari sebuah kegagalan, katanya! “Itu hanya sugesti saja, sekadar penyemangat,” ujar Petong menggebuki dirinya sendiri, yang tidak percaya terhadap angan-angan para motivator yang menumpang jadi “aktor”.  Danu berusaha menenangkan Petong, “Teako Rangga selai, risesena tallasaka. Tea tongkol tappu pangrannuangngi mange iya niaka angngatoroki sikuntu kajarianga ri  tompo lino-Na. Sikuntu iya napa’jaria ri Kun-faya…

  • Ibarat Macan Bertaring di luar Arena, bak Kucing Jinak di dalam Gelanggang

    Ibarat Macan Bertaring di luar Arena, bak Kucing Jinak di dalam Gelanggang

    Demokrasi selalu memberikan ruang bagi setiap orang untuk mengekspresikan buah pikiran dan rasa yang ia miliki. Unjuk pikiran dan unjuk rasa itu, biasanya dituangkan dalam bentuk kata dan kalimat yang disampaikan pada forum-forum tertentu. Baik dalam forum resmi maupun yang tak resmi. Untuk ruang-ruang yang disediakan buat menyampaikan ekspresi pikiran dan rasa itu, muncullah sikap…

  • Anak Pelintas Sulawesi

    Anak Pelintas Sulawesi

    Seorang anak remaja nekat menerima tantangan para nitizen TikTok. Tantangan diterimanya, berjalan kaki dari Kota Makassar hingga Kota Manado. pada pertengahan bulan september 2024, perjalanan jauh itu dimulai. Jarak yang mesti ditempuh kurang lebih 1.800 Km. Umumnya, bila menggunakan angkutan darat, memangsa waktu hingga kurang lebih 60 jam. Perjalanan itu, sekaligus akan memecah rekor pejalan…