Category: Opini
-

Akhir Ramadan dan Kedewasaan Rohani
Fenomena umat Islam di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan, lebih khusus lagi di Makassar menunjukkan bahwa di awal-awal Ramadan, umat Islam cukup bersemangat menyambut kedatangan bulan Ramadan. Masjid-masjid dipenuhi dengan jamaah. Namun, ketika Ramadan telah berada pada pertengahan, saf masjid-masjid mulai banyak yang kosong. Apalagi kalau telah masuk di sepuluh terakhir Ramadan, ada saf masjid…
-

Prototipe Manusia dalam Beramal Usaha
Manusia senantiasa merasa mandiri dalam hidup dan kehidupannya. Dia merasa tidak butuh bantuan selain dirinya. Manusia seperti ini, dalam pandangan al-Quran adalah manusia istaqna. Yakni manusia yang merasa cukup dengan dirinya sendiri dan tidak membutuhkan manusia lainnya. Tipe manusia istaqna akan menjadi manusia thaga. Yakni manusia yang merasa hebat, berkarakter sombong, angkuh dan merasa lebih…
-

Poros Tengah dan Proyek Harapan
Saya sampai pada kesimpulan, bahwa idealnya, kita yang hidup di alam demokrasi dalam menghadapi suksesi kepemimpinan, baik pilpres, pileg maupun pilkada jangan hanya mereka yang sibuk mem-branding diri, tebar pesona, dan termasuk berbagai dinamika dan interaksi untuk mendapatkan lirikan dari bakal calon pasangannya. Kita yang posisinya sebagai rakyat atau masyarakat harus lebih proaktif untuk memikirkan,…
-

Problematika Umat Islam Terkait Al-Qur’an
Bila umat Islam ditanya, apakah mereka beriman kepada al-Quran? Setiap dari umat Islam menjawab dengan jawaban positif. Tidak satu dari mereka yang memberikan jawaban negatif. Namun apabila, mereka kembali dicecar dengan beberapa pertanyaan lainnya, maka jawaban mereka akan berbeda dan menunjukkan bahwa mereka akan terbagi dalam beberapa bagian atau kelompok sesuai dengan jawaban mereka. Pertanyaan…
-

Isa, Penyaliban, dan Kenaikan: Titik Temu Islam dan Kristen
Titik Temu dan Titik Tengkar Penyaliban, kebangkitan dan kenaikan merupakan salah satu esensi utama doktrin iman Kristiani yang memosisikan Yesus sebagai sang penebus dan juru selamat. Pribadinya, pengorbanannya, kebangkitannya, kenaikannya, hingga kedatangannya kembali diterima dan dihayati dengan penuh iman. Yesus atau Isa adalah pribadi yang menjadi “titik temu” sekaligus “titik tengkar”, sebagaimana judul buku yang…
-

Iman but not Mukmin
Salah ajaran yang paling fundamental dalam al-Quran dan atau agama Islam adalah keimanan. Iman adalah landasan setiap amalan keagamaan baik yang bersifat mahda (ibadah khusus) maupun amalan ghairu mahda, ibadah umum atau muamalah. Dalam QS. al-Baqarah/ 2: 177 dikemukakan obyek-obyek yang diimani antara lain; 1) Iman kepada Allah; 2) Iman kepada hari akhir; 3) Iman…
-

Mengukuhkan Narasi Puasa dan Moral Publik
Salah satu judul buku Emha Ainun Nadjib yang akrab disapa Cak Nun adalah Allah Tidak Cerewet Seperti Kita (2020). Cak Nun menegaskan “Islam itu mudah, jangan dipersulit”. Semoga tulisan-tulisan saya selama ini tidak dalam kategori “cerewet” sebagaimana yang diungkapkan oleh Cak Nun dalam bukunya tersebut. Ada tulisan saya yang terkadang berangkat dari keprihatinan atas realitas…
-

Al-Quran: Dari Rahmat Rahmaani Menjadi Rahmat Rahiimi
Di antara ayat yang menjelaskan bahwa al-Quran adalah rahmat Allah adalah QS. ar-Rahman/ 55: 1-3, yaitu: اَلرَّحْمٰنُۙ عَلَّمَ الْقُرْاٰنَۗ خَلَقَ الْاِنْسَانَۙ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ Terjemah: (Allah) Yang Maha Pengasih. Telah mengajarkan Al-Qur’an. Dia menciptakan manusia. Dia mengajarinya pandai menjelaskan. Dari keempat ayat di atas dapat dipahami, Allah yang Maharahman (Pemilik rahmat yang banyak) telah mengajarkan al-Quran…
-

Membumikan Nilai Puasa dalam Era Society 5.0
Memahami teori Radiasi Budaya Arnold Toynbee, terutama tentang empat lapisan yang sangat berpengaruh, apakah suatu peradaban itu akan bertahan atau hancur, dan termasuk apakah berpengaruh dan unggul atau tidak bagi peradaban lain, kita pun akan sampai pada pemahaman dan kesadaran betapa sains dan teknologi sangat memengaruhi dinamika, pergumulan, dan pergulatan kehidupan manusia. Sekadar untuk diketahui—tidak…
-

Puasa dan Kezuhudan
Seperti telah diketahui, puasa adalah meninggalkan makan, minum dan hubungan badan dengan pasangan sah, sejak terbitnya fajar hingga datangnya waktu malam yang dibarengi dengan niat. Puasa jenis ini disebut jenis puasa syariat. Waktu pelaksaannya terbatas, yaitu dari terbitnya fajar hingga malam hari dan diwajibkan hanya di bulan Ramadhan. Dengan kata lain, jika malam telah tiba,…
