Category: Esai
-

Tafakkur
Dalam proses uzlah dan khalwat (sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya), hal terpenting yang dilakukan selain menggiatkan diri dengan ibadah, adalah dengan melakukan tafakur. Secara bahasa tafakkur berarti permenangan atau kontemplasi. Tafakkur serupa gerak rohani dari kurang tahu menjadi tahu, dari kekurangan menuju kesempurnaan. Dalam Al-Qur’an, istilah tafakkur semakna dengan istilah nazhara (mempertimbangkan, memperhatikan, memikirkan -QS.…
-

Khalwat
Dalam upaya perjalanan mendekatkan diri kepada Allah dan meretas hijab-hijab yang menghalangi perjalanan spiritual (suluk), para sufi dan kaum arif (ahli irfan), menggunakan satu metode yang disebut khalwat. Secara etimologi, khalwat berarti menyepi atau menjauh dari keramaian. Praktiknya, khalwat dilakukan oleh kaum sufi, arif, dan filosof muslim, guna menghindari gangguan dan menenangkan kontemplasi, agar dapat…
-

Mengaji Berkesadaran
Awal mula mengaji Ketika usia 7 (tujuh) tahun, waktu itu saya dan kakak mengaji di madrasah yang kelasnya dibuka tiap sore. Pulang sekolah di siang hari, setelah itu sorenya kami ke madrasah untuk mengaji. Gurunya masih dua orang, dan siswa yang mengaji juga masih sekitar enam orang. Salah satu guru kami, terkenal dengan ketegasannya dalam…
-

Takwa
Ultimate goal atau tujuan utama disyariatkannya puasa sebagaimana ditegaskan dalam QS. 2:183 adalah agar orang-orang beriman menjadi bertakwa (mukmin menjadi muttaqin). Bertakwa setingkat lebih tinggi dari iman, takwa adalah realisasi iman dalam wujud kualitas rohani yang terjaga dari segala yang menjauhkan hamba dari Tuhannya. Secara etimologi takwa (taqwa) berasal dari kata waqyan yang artinya “penjagaan”…
-

Muhasabah dan Muraqabah
Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam proses penyucian dan perjalanan rohani (spiritual), yaitu muhasabah dan muraqabah. Muhasabah secara kebahasaan artinya menghitung, secara terminologis berarti introspeksi atau mengevaluasi diri sendiri terkait perbuatan yang telah dilakukan. Sedangkan muraqabah secara bahasa berarti pengawasan, dalam terminologi spiritual adalah sifat seseorang yang merasa selalu dilihat dan diawasi oleh Allah.…
-

Riyadhah
Guna membentuk jasmani yang sehat, diperlukan treatment tertentu. Di antaranya mengisi tubuh dengan asupan gizi yang sesuai, serta dengan latihan-latihan fisik seperti olahraga. Demikian halnya bila ingin menyehatkan rohani, perlu treatment khusus. Asupan gizi yang dibutuhkan oleh rohani adalah ilmu dan iman, serta olah rohani melalui amal saleh. Dalam terminologi tasawuf, treatment olah rohani disebut…
-

Maknawi Ramadan
“Puasa bukan sekadar menahan, melainkan sebuah proses menuhan, hingga menahun bersama Tuhan.” (Dr. Sabara Nuruddin) Bulan yang dinanti telah datang di rumah kehidupan. Semenjak berlalu setahun lamanya, begitu banyak peristiwa dilalui. Jatuh bangun menghiasi kisah melata kehidupan. Susah senang pun bagian yang menyertai. Peristiwa apa pun dilalui tidak lepas dari upaya memaknai warna warni kehidupan.…
-

Fakir
Setelah zuhud, maka tantangan lain dalam laku spiritual (suluk) menurut Nashr al-Din al-Thusi adalah menjadi fakir (faqr). Dalam definisi material, fakir dikaitkan dengan orang yang tidak memiliki harta benda atau setidaknya orang yang sangat kekurangan dari segi harta. Sedangkan dalam definisi tasawuf menurut al-Thusi, fakir adalah orang yang tidak memiliki kecintaan terhadap hal-hal yang bersifat…
-

Zuhud
Epictetus seorang filosof Stoa sekitar dua milenium silam pernah berujar, “Bukan benda-benda yang memengaruhi manusia, melainkan pikiran manusia tentang benda-benda itulah yang memengaruhinya.” “Keinginan sumber penderitaan, tempatnya di dalam pikiran,” demikian petikan dari salah satu syair lagu Iwan Fals. Kenapa bisa ada penderitaan? Karena adanya keinginan yang begitu kuat dan selalu menuntut pemuasannya. Keinginan adalah…
-

Taubat
Setelah mempersiapkan diri pada tahapan awal suluk (perjalanan spiritual), yang meliputi pemenuhan enam syarat (iman, keteguhan, niat, shidq, inabah, dan ikhlas), yang masing-masing sudah dijelaskan secara singkat pada enam tulisan sebelumnya. Selanjutnya, menurut Nashr al-Din al-Thusi, seorang salik (pejalan spiritual) akan menghadapi enam rintangan dan tantangan, yang akan menguji sejauh mana konsistensinya, dalam melakukan perjalanan…
