Category: Esai
-

Tim Sukses dan Dinamikanya
“Tidak ada orang yang bisa sukses sendiri.” Kalimat ini adalah kalimat yang berlaku untuk siapa saja yang ingin meraih kesuksesan di bidang apa pun. Coba dicek, adakah orang yang bisa meraih kesuksesan tanpa melibatkan pihak lain? Tidak usah terlalu jauh, jangankan untuk sukses, untuk hidup saja butuh pihak lain. Makan minum yang kita konsumsi setiap…
-

Jalan Integritas
Manusia adalah makhluk yang istimewa. Ia mampu bertahan dengan memegang prinsip, meski diterpa berbagai masalah dalam hidup. Ia mampu bertahan walau terus dalam tegangan. Ia menaruh harapan walau terus dilanda krisis. Bahkan, ada yang rela mempertaruhkan segalanya, termasuk nyawa, demi cinta dan keyakinan mereka. Mengapa manusia begitu istimewa? Karena manusia memiliki integritas. Sebuah integritas seringkali…
-

Danu dan Petong: Sebuah Percakapan
Butuh pemantik. Dalam pusaran sisi lain untuk lebih cerdik. Bukan sekadar spontan atau bersemat dirinya sebagai pemain sulap misalnya. Dan kedok budaya kemanusiaan hanya menghasilkan lendir-lendir nan pandir. Masih tanggapkah kita menjalani hidup dengan bongkahan pikiran yang dianggap janggal? ada rinai air mata jatuh di keranda. Sebuah isyarat, matinya persona dan sejuta pesona. Terkubur bersama…
-

Monolog
Adegan demi adegan. Danu memainkan satu tabiat tidak secara kasat, bahkan dengan mata nanar, berbinar-binar sekalian. Wajah manis dan menawan. Sesaat kemudian, kita terlena saat mengurai kata menaruh harapan, bukan menghamparkan semata slogan. Di sudut kerling dan pasang mata menanti kejutan. Tetiba menjadi bualan. Orang–orang main ketapel dan seribu “stempel”. Emm! Punya jurus dan rumus…
-

Sampah di Pesta itu Berserakan
Setiap hajatan resepsi pernikahan, khitanan, ulang tahun, dan hajatan-hajatan lainya yang beraroma pesta, selalu saja menghadirkan sampah. Baik saat pesta itu sedang berlangsung, maupun setelah pesta itu usai. Yah, di mana ada pesta, di situ ada sampah. Bagaimana jika pesta itu dinamakan dengan pesta demokrasi? Akankah kehadiran sampah juga mewarnainya? Ya, ada dan hampir pasti…
-

Percikan Api Radikalisme Lokal dan Mabuk Sore yang Berusia Empat Hari
Sementara warga Bantaeng asik bermain gawai, berlari, duduk di atas motor menikmati sore di Seruni, saya secara pribadi mendapat cara menikmati Pantai Seruni. Saya dan kawan-kawan menggelar “Mabuk Sore”, Membaca Buku Sore. Pada Mabuk Sore tadi, sudah digelar sebanyak empat hari berturut-turut. Sejak hari Senin dari pukul 16.00 WITA hingga cahaya mentari lamat-lamat berganti gelap.…
-

Abu-Abu Dua Mata Pisau
Mereka belum rabun, tetapi mengapa masih gagap mengenali warna. Karena berburu lencana menaiki kencana, sambil mengacung-acungkan telunjuknya. Namun, lamat-lamat melumat secara muslihat. Itu juga bagian keranjingan yang perlu di-“eksplore“. Lupa kemarin senja tertuduh bermesraan dengan laut biru, menyedapkan rasa, jiwa. Senja tertuduh! Terbungkam hitam pekat (pertanda malam). Saya menemui seorang Dudung malam itu. Di celah…
-

Medsos dan Penampakan Kampanyenya
Kamera handphone telah dinyalakan. Menu video telah di-set up. Bersiap untuk menyorot kandidat ketika datang. Tujuannya, untuk publikasi kunjungan kandidat dalam rangka kampanye. Kandidat telah datang. Disambut meriah oleh para pendukung. Semua kamera pun tertuju kepadanya. Musik ceria mengirinya. Dentuman pengeras suara menggema. Diselingi sorotan lampu yang meriah. Seluruh penghadir bernyanyi bersama. Jingkrak-jingkrak. Beberapa gambar…
-

Cinta dan Kemanusiaan
Jauh di lubuk hati, Bisma sebenarnya juga jatuh hati pada Amba. Tapi ia ingat sumpah selibatnya. Meski ditolak, Amba tak menyerah. Ia mengikuti Bisma ke mana pun pergi. Tanpa bosan, Amba terus meminta Bisma untuk menikahinya hingga suatu kejadiaan nahas. Bisma yang berniat menakut-nakuti Amba dengan anak panah, tanpa sengaja melepaskan anak panah hingga mengenai…
-

Pemimpin Politis dan Pemimpin Negarawan
Tiang dari sebuah negara adalah politik. Eksistensi sebuah negara, hanya bisa berlangsung jika ada proses politik di dalamnya. Negara dan politik adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Negara hanya bisa eksis dan teratur, jika ada prosesi dan aktifitas kepemimpinan. Prosesi dan aktifitas kepemimpinan itulah, masuknya ranah politik. Karenanya, negara tanpa kepemimpinan, maka bukanlah sebuah…
