Category: Esai
-

Bekerja dan Eksistensi Diri
“Berkeluh kesah kala bekerja, sebentuk alamat nyata, cinta belum menjadi selimut pekerjaan.” (Sulhan Yusuf, Maksim Daeng Litere) Menjadi seorang pekerja sosial memberi pengalaman tersendiri. Menghadapi banyak orang, beserta segala kelebihan dan kekurangan. Bekerja dalam tim berlatar karakter berbeda-beda, bertugas di berbagai tempat dengan segala potensi dan kearifan lokalnya, bekerjasama dengan berbagai pihak dengan segala dinamikanya,…
-

Surat-surat Kafka: Cerita untuk Zetkin dan Alita
Kepada Zetkin dan Alita Sebelum memutuskan berangkat ke Jakarta, saya dan mamakmu melakukan diskusi kecil. Membuat daftar alasan kenapa harus bekerja di Jakarta. Salah salah satu alasan yang saya ingat, “Bekerja di Jakarta akan memberikan banyak kesempatan, untuk mengunjungi berbagai tempat di gugusan pulau-pulau di negeri kita yang indah ini.” Saat itu bapak percaya diri,…
-

Kotak Kosong(?): Memotret Pilkada Sulsel 2024
Riuh pemilihan calon Gubernur Sulsel, akan dihelat November 2024. Manuver politik para politisi senior dan yunior, lalu lalang dalam pemberitaan media massa. Pun, dalam deretan alat peraga kampanye di jalanan dan media daring. Bangga, sebagai orang Sulsel, melihat banyak figur calon gubernur yang muncul, siap berkompetisi. Senang selaku warga Sulsel, menyaksikan figur-figur calon gubernur siap…
-

Sudahkah Anda Baca Buku?
Masalah yang paling sering saya dengar dari teman-teman, tentang membaca adalah hasil bacaan yang tetiba hilang di pikiran saat selesai membaca. Sebenarnya hampir semua orang mengalami hal itu. Ketika membaca, pikiran tidak menghapalkan semua teks yang dibaca, dan itulah yang kita anggap hasil bacaan langsung hilang begitu saja. Maka tidak perlu membaca karena membaca adalah…
-

Balada Petualang
Sebentang harapan di pusaran bilik-bilik khayali, menjadi apa saja, atau masih bertualang menggelandang mencari sejatinya kehidupan yang katanya telah tertakdir. Atau tertakar. Seorang petualang melenggang kangkung. Terhuyung langkahnya terbusung mimpinya. Di balik cahaya dan bukit ditemui satu persatu jejak peradaban manusia yang keok. Teringat karib bertarung menghadapi gelombang kehidupan. Petualangannya begitu menarik untuk kita belajar.…
-

Blues dan Politik di Bantaeng
1 Desember 2017, malam menjadi basah diguyur blues Gyant Hidayah. Sependek ingatanku, baru kali ini saya menikmati lengkingan blues di Bantaeng. Sungguh malam yang istimewa. Terima kasih Baling-Baling Café, telah menggelar pertunjukan musik blues. Gyant Hidayah adalah seniman handal, ia telah menekuni dunia musik dan gitar selama belasan tahun. Sebagai alumni Rockschool London dengan sertifikat…
-

Kebangkitan dan Kebaikan sebuah Pilihan
Adalah bangkit itu baik, dan baik untuk menuju kebangkitan. Bangkit dalam kebudayaan berpikir, baik secara naluri sifatia berbuat untuk menuju mimpi bersama, merakit dalam parit-parit demokrasi dengan ide yang konstruktif. Bagai pesona menabur benih harapan di setiap sudut. Menebar dan menakar kemampuan untuk meraih simpati bersama. Mengurai kesenjangan dalam kesenangan walau sesaat. Namun, itu sudah…
-

Mendengarkan Tubuh, Pikiran, dan Jiwa
Tidak ada yang lebih cukup selain bersyukur dan tidak ada yang lebih nikmat dari sehat. Jika sebagian besar orang diminta pendakuan, tentang, apa yang lebih diutamakan dalam hidup, salah satu jawabannya: kesehatan. Sebagai makhluk badani, kesehatan lahir merupakan syarat paling subtil, atas efektifitas manusia melakukan berbagai aktivitas. Banyak kita temukan, berbagai upaya merawat kesehatan dan…
-

Manusia Warisan dan Warisan Manusia
Warisan? Menjelma menjadi pengertian dari berbagai persepektif. Kadang sering menjadi dampak. Karena harta yang ditinggalkan orang wafat, sering kali menimbulkan permasalahan bagi pewarisnya. Nah, di detik.com terhampar beberapa hal: Islam menetapkan aturan tentang warisan dengan rapi dan adil, tanpa mengabaikan hak seorang pun dalam pembahasan ilmu waris. Lantas, apa arti sebenarnya dari waris? Waris secara bahasa…
-

Ramah Pejabat
Pagi sekali saya sudah tiba di Pusat Penelitian Teknologi Informatika dan Komunikasi Nasional (Pustiknas). Gedung itu berada seberang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) salah sebuah universitas ternama Jakarta. Saya bergegas menuju kakus. Saya harus disiplin membuang hasil ekskresi metabolisme tubuh setiap pagi. Selepas berakrab dengan “bilik renungan” di lantai dasar gedung itu, saya…
