Category: Opini
-

Literasi dan Hukuman Terbaik untuk Anak Sekolah
Di tengah gegap gempita pembangunan dan modernisasi pendidikan, ada satu hal yang sering terlupakan: jiwa anak-anak kita. Sekolah seharusnya bukan hanya tempat menjejalkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya karakter, kebijaksanaan, dan cinta belajar. Namun, kenyataannya, masih banyak sekolah yang menjadikan hukuman sebagai alat utama untuk menegakkan disiplin, sementara literasi belum menjadi budaya yang…
-

Kebersamaan yang Absurd
Iblis-setan tidak menginkari bahwa Allah sebagai Rabb dan atau al-Khalig, yakni sebagai Pencipta, Pengatur, Pemelihara, Pendidik, dan Pemberi Kebajikan, seperti dinyatakan iblis-setan menyatakannya dengan tegas dalam QS. al-A’raf/ 7: 12. Iblis-setan bahkan memohon kepada Allah, agar diberi penangguhan waktu hingga hari kebangkitan. Allah Swt. mengabulkan permohonan iblis-setan tersebut. Padahal Allah Swt. mengetahui bahwa penangguhan waktu…
-

Paradigma Kota: Memacu Pertumbuhan Ekonomi, Tata Ruang, dan Dinamika Kemanusiaan
Freiburg dan Kota Ekologis: Menyatukan Manusia, Alam, dan Teknologi Jika kita ingin belajar bagaimana sebuah kota dapat tumbuh secara ekonomi, ramah lingkungan, dan tetap menjaga harmoni sosial, maka Freiburg, sebuah kota kecil di barat daya Jerman, adalah contoh nyata dari kota masa depan yang hadir hari ini. Dikenal sebagai Green City, Freiburg telah menjadikan ekologi…
-

Kosmologi Diam: Jalan Menuju Perjalanan Jiwa
“Ketika kamu berdiam, kamu mendengar suara yang tidak pernah kamu dengar ketika kamu berbicara.” (Rumi) Dalam hiruk-pikuk peradaban modern yang tak pernah berhenti berteriak, diam telah menjadi barang langka yang hampir punah. Namun, di balik keheningan yang tampak kosong itu, tersembunyi rahasia agung yang telah diungkap oleh para arif sepanjang zaman: bahwa diam bukanlah kekosongan,…
-

Kecerdasan Hakiki: Optimalisasi Kalbu dan Maksimalisasi Akal
Saya pernah (terkesan) digugat oleh seorang peserta dialog. Pada saat itu, saya membawakan materi literasi yang ditarik garis relevansinya atau memiliki korelasi positif dengan kemajuan bangsa dan negara. Peserta dialog itu menggugat dalam bentuk pertanyaan dan/atau tanggapan, “Mengapa banyak orang yang rajin membaca, bahkan cerdas tetapi nyatanya mereka korupsi dan berbagai tindakan buruk lainnya?” Saya…
-

Loncatan Belajar Pelajar Berkemajuan
Ada banyak peristiwa, catatan, ajaran, dan harapan yang pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari makna “belajar”. Dalam konsep Islam, kita memahami bahwa pada mulanya Adam pun diajarkan “pengetahuan tentang segala sesuatu”. Perintah dan surah pertama pun adalah “iqra”, dan jika memahami tafsir dari M. Quraish Shihab, salah satu maknanya bisa disejajarkan dengan makna belajar. Pada…
-

Nalar Kebangsaan Kunci Menjadi Warga dan Elit Negara
Dalam suasana masih Bulan Kemerdekaan, ada sejumlah peristiwa yang menyentak nalar publik nasional yang menampakkan kondisi antitesis dan paradoks dengan spirit kemerdekaan dan segala hal esensial yang melekat pada diri Indonesia pasca kemerdekaannya. Hal esensial dan melekat yang saya maksudkan di antaranya adalah Pancasila dan demokrasi. Yang paling menyesakkan dada dan bahkan berpotensi menyesatkan nalar…
-

Membaca Ulang Ide Keislaman dan Keindonesiaan Cak Nur
Refleksi 79 Tahun Kemerdekaan Indonesia Menjelang perayaan hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, masyarakat kita dihebohkan oleh kebijakan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang memberlakukan aturan pelepasan jilbab/kerudung, terhadap pasukan PASKIBRAKA putri, pada saat dikukuhkan dan bertugas di hari pelaksanaan upacara kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut kepala BPIP, Yudian Wahyudi, alasan dari pemberlakuan aturan tersebut, untuk…
-

Pemilih Berdaulat dan Masa Depan Bantaeng
Siapa pun bisa dipastikan ingin terus bergerak menuju masa depan. Masa depan yang proses pencapaiannya terpancar dari ruang psikologis harapan, tidak berhenti pada penanda waktu semata. Mereka dan kita semua pada umumnya menginginkan pencapaian masa depan itu mengandung atau menampakkan indikator-indikator kebahagiaan dan kesuksesan. Masa depan Kabupaten Bantaeng pun yang terpancar dari ruang psikologis harapan…
-

Hidup Penuh Gorengan: Manusia dan Ruang Pencerahan
Era digital, manusia tidak hanya menggoreng makanan lalu menikmatinya. Informasi, isu, dan/atau berita pun digoreng dan tidak sedikit yang ikut menikmatinya. Bahkan, bisa disimpulkan hidup hari ini penuh dengan gorengan, baik yang berbentuk makanan maupun informasi. Mencermati grup-grup WhatsApp, di mana diri kita bergabung di dalamnya, saya yakin dari sekian banyak grup yang ada tidak…
