Category: Lokalitas
-

Ammuntuli Bulang Ramalang
Salah satu tradisi di kampung saya dibesarkan, yaitu Bungeng Desa Pattaneteang, adalah tradisi ammuntuli bulang Ramalang (menyambut bulan Ramadan). Tradisi ini tidak lekang dalam kenangan, karena kakek saya, H. Puang Tulung adalah seorang guru syara’ (imam kampung), salah satu tugasnya, ammaca (berdoa) di setiap kegiatan keagamaan, termasuk saat ammuntuli bulang. Aktivitasnya dari rumah ke rumah,…
-

Ziarah ke Makam Leluhur
Rutinitas sebelum memasuki bulan Ramadan adalah ziarah kubur ke makam leluhur. Pagi ini kami bergegas melangkahkan kaki sebelum matahari bersinar sempurna. Jarak dari rumah ke makam kurang lebih 300 meter. Kami bertiga berjalan beriringan menelusuri jalan Syekh Yusuf, sambil mengenang masa kecil di awal tahun 80-an. Dulu pohon di sebelah kiri dan kanan berjejer sampai…
-

Kaloli: Kuliner yang Melegenda dan Simbol Kebersamaan
Dengan telaten ibu-ibu menggulung satu demi satu daun inru atau daun aren itu. Tarian jari manisnya menggulung daun-daun itu hingga ke ujung daunnya, lalu ujung daun tersebut diikat. Usai proses tersebut, daun yang telah dibentuk itu lalu dikumpulkan di atas pattapi atau tampah. Setelah proses membentuk daun-daun itu usai, butiran-butiran beras lalu dimasukkan ke dalamnya…
-

La Ban Doe, si Crazy Rich dari Bantaeng
Jarang orang Bantaeng yang mengetahui, bahwa sosok La ban doe/Labandoe/Labandu itu ada dua orang. Sosok Labandoe yang pertama yang juga akrab disapa Guru Bandu, adalah seorang bangsawan keturunan Kerajaan Wajo yang memilih menetap di Bantaeng. Dari turunan keluarganya inilah, yakni cucu buyutnya, juga lahir seorang tokoh kesehatan besar di Bantaeng yang Bernama Prof. Dr. H.…
-

Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang (3)
Versi lain menceritakan, upacara Pajukukang dilaksanakan, untuk menghormati tomaurung atau Karaeng Loe, yang merupakan pendiri kerajaan Gantarangkeke. Beliau adalah Mula Tau (manusia pertama) yang menyatukan wilayah-wilayah sekitar dalam sebuah kekuasaan yang berpusat di Gantarangkeke. Karaeng Loe muncul pertama kali disebuah batu yang kini dikenal dengan nama batu pannurungan. Batu tersebut terletak di daerah Lembang Gantarangkeke.…
-

Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang-Gantarangkeke (2)
Kategori lain dari cerita yang dipercayai sebagai asal-usul tradisi Pajukukang adalah legenda tentang tujuh bersaudara. Menurut Goodsward sebagaimana dikutip oleh Gibson, legenda tentang tujuh bersaudara ini merupakan asal-usul pemujaan Karaeng Loe di Gantarangkeke, Bantaeng. Ringkasan cerita dari mitologi setempat sebagaimana dikisahkan oleh Goodsward. Tujuh anak perempuan yatim piatu hidup dalam pengasuhan kakak sulung mereka. Saudara…
-

Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang-Gantarangkeke (1)
Ada beberapa versi terkait cerita mitologis yang menjadi dasar pembentuk tradisi masyarakat Gantarangkeke, dalam hal ini tradisi Pajukukang. Dari beberapa versi cerita tersebut, saya mengategorikan ke dalam tiga versi alur cerita. Pertama, versi yang menghubungkan dengan pernikahan Putri Gantarangkeke dengan penguasa dari Luwu atau Cina. Dari pernikahan tersebut lahir Karaeng Loe yang merupakan cikal bakal…
-

Mengeja Ritus Pa’jukukang
Tradisi lokal yang merupakan kekhasan Gantarangkeke adalah tradisi upacara Pa’jukukang. Tradisi tersebut, dahulu ditujukan sebagai pemujaan kepada Tomanurung Karaeng Loe, diadakan setahun sekali pada setelah musim panen. Pesta upacara adat Pa’ajukukang menjadi momen bagi masyarakat Gantarangkeke, guna melepaskan nazar setelah panen, sebagai tanda syukur kepada Allah, atas karunia-Nya, serta untuk saling bersilaturahmi. Bagi masyarakat asal…
-

Akkawaru ri Gantarangkeke
Upacara Akkawaru dilaksanakan tiga bulan sebelum upacara puncak pesta adat masyarakat Gantarangkeke di Kabupaten Bantaeng. Pada dasarnya, upacara Akkawaru serupa upacara penyucian. Dilaksanakan untuk memurnikan kampung mereka, guna melindunginya dari malapetaka, penyakit, dan roh jahat. Akkawaru, sebentuk upacara yang dilakukan untuk tolak bala, meminta perlindungan kepada Tuhan, dari segala malapetaka yang kemungkinan menimpa wilayah mereka.…
-

Uang Panai’: Antara Tuntutan dan Tuntunan
“Berapa uang panai’-nya?” Pertanyaan itu biasa diajukan bila ada kabar ada anggota keluarga yang dilamar atau melamar, demikian pula kalimat, “Banyaknya uang panai’-nya.” Atau, “Kenapa sedikit sekali uang panai’-nya? Bahkan kadang terjadi, “Tidak jadi menikah karena tidak mampu uang panai’-nya.” Lalu apa itu uang panai’? Uang panai’ dimaknai sebagai pemberian sejumlah uang dan materi lainnya…
