Category: Esai
-

Puasa dan Iklan: Sebuah Refleksi Perubahan
Umat Islam di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Meskipun di beberapa wilayah, terdapat perbedaan dalam menentukan 1 Ramadan. Ada yang mulai berpuasa pada 11 Maret, ada pula 12 Maret 2024. Perbedaan itu karena sudah biasa, hingga muncul candaan, sebelas duabelas ji. Maksudnya, beti (beda-beda tipis). Bulan Ramadan, sangat dirindu dan dinantikan oleh…
-

Spiritualitas Kehidupan
Konon, adab memiliki keutamaan lebih tinggi dibanding dengan ilmu. Ini menandakan, ilmu apa pun didapatkan, bila tak beralaskan adab, akan menjadi bencana bagi diri dan orang lain. Mengutip pepatah arab, “Al adabu Fauqol ilmi,” artinya, adab lebih tinggi daripada ilmu. Secara alamiah ilmu pengetahuan akan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Kiwari, telah banyak…
-

Konsisten dan Bersyukur
Dalam sebuah perjalanan, saya dapati seorang ibu bersama anak kecil, berjalan menyusuri lorong, di kompleks perumahan Kota Makassar. Ibu tersebut tengah memunguti botol-botol plastik dan juga barang-barang lain, yang biasa didaur ulang. Ibu dan anak tampak semangat menjalani hidupnya. Terlihat tidak ada beban dalam melaksanakan kewajibannya, berusaha melakukan apa yang bisa ia lakukan untuk menyambung…
-

Balada Pilpres
Menjelang pelaksanaan pemilu 2024, banyak kontroversi yang terjadi. Mulai dari dukungan penundaan pemilu oleh salah satu partai politik dan penolakan terhadap penundaan pemilu, karena dinilai tidak sesuai dengan amanat konstitusi dan semangat reformasi, serta berpotensi kembali ke masa Orde Baru, manakala terjadi perpanjangan masa jabatan presiden. Atau sekadar hadir sebagai dramatikal bertipikal “genit bin nakal”. Ada…
-

Benarkah Kebahagiaan itu Diciptakan?
Banyak dari kita masih belum dapat membedakan antara bahagia dan kesenangan. Mayoritas kita di Indonesia, menyamakan antara bahagia dan kesenangan. Misalnya ungkapan, “Saya bahagia walau hanya makan nasi pecel,” sembari berswafoto dengan makanannya dan mengunggah di media sosial. Indonesia sendiri berada pada urutan ke 84 dari 137 negara yang bahagia dengan score 5.277. Artinya, kita…
-

14 Tahun Melata, tapi Nirlatah
Layar datar ponselku mendedahkan baris-baris kalimat, “14 tahun sudah, Boetta Ilmoe-Rumah Pengetahuan hadir di Bantaeng. Sebuah komunitas yang fokus berkecimpung di dunia literasi. Kehadirannya, telah menjadi pewarna dalam menumbuhkan giat literasi di Kabupaten Bantaeng. Lebih umum, dalam mengakselerasi Sumber Daya Manusia di Kabupaten Bantaeng. Untuk sebagian orang, komunitas ini tidak terlalu familiar dan menggoda. Sebab,…
-

Disorientasi Seksualitas
Kejahatan purba di muka bumi yang langgeng hingga kini, salah satunya, yakni perzinaan. Segala macam cara memberangus penyakit sosial ini, hasilnya, nyaris tak pernah benar-benar berhasil. Alih-alih memberangus perzinaan, nyatanya, selalu kembali marak di tempat lain dengan wajah berbeda. Kasus-kasus perzinaan sering terjadi tidak tunggal. Arkian, selalu ada unsur-unsur penyebab dan akibat yang mengikutinya. Jika…
-

Talaqqi
Pindah dari satu majelis dars (belajar/kajian) ke majelis dars yang lain menjadi salah satu rutinitas harian saya sebagai penuntut ilmu agama di negara para nabi, Mesir. Majelis dars lebih akrab saya sebut sebagai talaqqi, yaitu belajar kepada para guru atau syekh dengan bertemu secara tatap muka langsung. Metode belajar ini masih semangat untuk diwariskan di…
-

Katalog Kehidupan
Suatu waktu, saya sowan ke rumah dosen favorit di Sidoarjo, sambil menikmati rujak buah yang disuguhkan setelah saya tiba. Kami bercerita banyak hal, mulai dari hal remeh temeh di kelas kuliah, sampai pengalaman hidupnya yang membuat saya berdecak kagum. Kadang serius kadang juga saya tertawa dibuatnya. Tapi ada satu inti cerita berharga yang ia ceritakan,…
-

Tiupan Tipuan Elite
Setelah terpaksa sandi-sandi itu terbongkar. Di sanalah aku berdiri telanjang, dengan harapan sehelai benang menyelamatkanku. Dari sejumput harapan, tetapi sebuah tipuan membawaku seolah terbang. Lalu sehelai benang itu ibuku jalin dan ia jahit sebuah luka demokrasi. Hanya mampu menambal kecewa dan sejumud harapan, mimpi anaknya yang telah ia kubur. Ibu mengelus dan menyeka air mata…
