Category: Puisi

  • Ordo Dajjal dan Puisi Lainnya

    Ordo Dajjal dan Puisi Lainnya

    Ordo Dajjal Kitab darah bab nyawaKau tulis dalam pasal bengisKau siram dalam setiap peluruKau muntahkan pada setiap bom Padahal mereka bukan buruan Zionis kelas Dajjal ordo vampirPemangsa nyawa pemuja darahBernyanyi di antara tangis pilu anak-anakMengoyak manusia bagai serigala Padahal mereka adalah manusia Zionis dan gerombolan pemangsa nyawaMerangkai kitab pemusnah massalUntuk menebar genosida Ribuan nyawa kau tukar dengan ambisimuMahkota…

  • Puisi 01 dan Lainnya

    Puisi 01 dan Lainnya

    Puisi 01 Rani. Bagaimana tidak, aku tak membakar tembakauJika Kau-lah pemantiknyaLembut meresap ke serambi paru-paruCemas-cemas yang ku-isap “bermakna” sesak Sewaktu-waktu; Di setiap ku batuk akan terbit gelak suaramuMengepul jauh berselerak menyisahkan abuTapi seakan membenamkan hangat pelukmuMelalak hayatku, laksana bara behikayat ayat cinta Kau lebih dari sebuah pemantikKau sebuah latihan mengungkapkanDan kau tak lebih dari sebuah…

  • Tamuku dan Puisi Lainnya

    Tamuku dan Puisi Lainnya

    Tamuku sore ini bersama mendung kotakuseiring tergelincirnya senja yang khusyuktamuku pamit pulang ke pengutus-Nya sebelum pisahbait-bait doa kurapalkandaku ingin menggelar pesta kecil-kecilanpenanda bahagia meluap-luapdi perjamuan terakhir tahun iniburasakku-ketupakku dan aneka lauk tersajipesta ini layak dipentaskan sebagai kemenangan bersama dua puluh sembilan hari yang laludikau tamuku datang bersiang-bermalamdengan limpahan aneka paketrahmat-ampunan-pembebasan daku masih ingat benardi subuh…

  • Lailatulqadr dan Puisi Lainnya

    Lailatulqadr dan Puisi Lainnya

    Lailatulqadr pernahkah dikau menyaksikan, cinta seorang perempuan bersahaja, yang ditubuhkan pada lelaki sederhana? cintanya tiada berhingga apatah lagi bertepi melewati langit ketujuhmelampaui luasnya samudra itulah cintanya Laila pada Qadirkala malam lailatulqadr hanya perempuan yang berlaila dan lelaki berqadryang mewujudkan kesempurnaan percintaan cintanya dan percintaannyamewujudkan manifestasi ilahiah dalam keperempuanan dan kelelakian kelembutan dan keperkasaankecantikan dan ketampanan semulanya…

  • Bakarlah dan Puisi Lainnya

    Bakarlah dan Puisi Lainnya

    Bakarlah sejak mula daku ini bukanlah apaapadikaulah pemantiknya menjadi siapa dikaulah membaptis daku sebagai sesat dan menyesatkanhanya karena daku terjatuh cinta pada saricinta nerakalah yang patut buat dakuitu menurut dikau dikau menabalkan diri selaku wakil tuhansekehendak ingin membakarsesiapa yang tersesat dalam bilik bancuh batin dakumeliuk segenggam tanya dan sejumput gugatneraka bukanlah tempat pembakaran batumerahsiapa saja…