Category: Esai

  • Ketika Pengadilan Memilih Membalik Fakta: Kasus Buruh Huadi dan Ancaman bagi Keadilan Ketenagakerjaan

    Ketika Pengadilan Memilih Membalik Fakta: Kasus Buruh Huadi dan Ancaman bagi Keadilan Ketenagakerjaan

    Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Makassar pada 3 November 2025, terhadap perkara PT Huadi Nickel Alloy Indonesia vs 20 buruh, bukan sekadar kekalahan satu kelompok pekerja. Putusan tersebut mencerminkan persoalan yang jauh lebih serius, bagaimana lembaga peradilan dapat dengan mudah mengabaikan bukti negara, data jam kerja, serta kesaksian ahli, lalu memutus berdasarkan konstruksi hukum yang…

  • Belajar dari Ombak dan Pasir Bonto Jai

    Belajar dari Ombak dan Pasir Bonto Jai

    Sebagai seorang relawan literasi yang sering berinteraksi dengan anak-anak di pesisir Desa Bonto Jai, saya menemukan pelajaran berharga tentang kehidupan dari cara mereka tumbuh dan beraktivitas. Di tempat yang mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, di tepi laut dengan embusan angin asin dan debur ombak yang tak pernah henti, tersimpan kisah keteguhan, keceriaan, dan semangat…

  • Kidung: Suara keadilan di Balik Tungku dan Cerobong

    Kidung: Suara keadilan di Balik Tungku dan Cerobong

    ‎Semua sisa kenangan, tergenang di antara belantara kesenjangan sosial, antara keinginan, harapan serta kenyataan. Tergilas oleh sesuatu di luar waras.  ‎Saya pikir kepulan asap tebal di cerobong itu, adalah bagian dari api abadi kehidupan. Rupanya bukan. ‎Setiap detik, tungku dipertahankan.  Jangan sampai  padam, cuan tidak mengalir, dampaknya buruh sasaran.  ‎Mata nanar, membidik satu persatu para…

  • Ujung Tombak di Tanah Pesisir

    Ujung Tombak di Tanah Pesisir

    Di sudut selatan Kabupaten Bantaeng, ada sebuah desa yang dikenal dengan keindahan pantainya, juga semangat warganya yang tak pernah padam. Itulah Bonto Jai, biasa juga disebut Desa To’ro Mattayya. Desa ini adalah beranda Kabupaten Bantaeng, di balik debur ombak dan barisan pohon kelapa yang menari diterpa angin laut, ada sekelompok anak muda yang menjadi denyut…

  • Relawan oh Relawan

    Relawan oh Relawan

    “Jangan biarkan orang baik berjuang sendirian.” Kalimat singkat itu, hilir mudik jelang masa pemilu sampai. Siapa yang melantamkannya? Mereka yang menyebut dirinya relawan. Pada mulanya, relawan adalah cermin partisipasi warga negara, sebelum maknanya dibunuh oleh mereka sendiri.  Relawan dalam konteks politik, idealnya adalah konglomerasi warga negara, dengan kesukarelaan menyumbang waktu, tenaga, dan pikiran, dalam upaya…

  • Masa Depan Dimulai dari Siapa Teman Kita Hari ini

    Masa Depan Dimulai dari Siapa Teman Kita Hari ini

    Pergaulan adalah jembatan yang menghubungkan masa kini dengan masa depan, baik atau buruknya tergantung siapa yang berjalan bersamamu.” Pergaulan merupakan bagian penting dari kehidupan remaja yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter, kebiasaan, serta arah masa depan. Pada masa ini, remaja sedang dalam proses mencari jati diri dan menempuh berbagai pengalaman yang akan menentuka jalan…

  • Skincare: Bukan Pemanjaan, Melainkan Pelestarian Diri

    Skincare: Bukan Pemanjaan, Melainkan Pelestarian Diri

    Kenali diri, peduli jiwa dan pikiran, sebentuk wujud cinta kita pada diri sendiri. Karena itu, perlu ada perawatan diri. Perawatan diri bukan sekadar mempercantik penampilan, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga dan merawat diri sendiri. Perawatan kulit adalah rangkaian aktivitas untuk menjaga kesehatan sekaligus memperbaiki penampilan, serta mencegah berbagai masalah yang mungkin muncul pada kulit.…

  • Asyiknya Menjadi Seorang Guru

    Asyiknya Menjadi Seorang Guru

    “Lembur tidak dicatat, telat selalu diingat, pulang terlambat tidak dihitung, izin langsung ditandai.” Mata sudah terjaga, kala toa mushollah Masjid BTN Thamrin Labandu mulai memperdengarkan suara Qori’ yang tidak asing bagi gendang telingaku,  begitu asyik dan syahdu melantunkan ayat per ayat di Surah Al Kahfi. Hal yang biasa saya lakukan pada pukul 04.00 WITA dinihari…

  • Etape Dua: Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

    Etape Dua: Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

    Keberlanjutan Koperasi Desa Merah Putih, disingkat KDMP memasuki etape dua. Sebelumya, atas perintah Presiden Prabowo, seluruh desa dan kelurahan telah membentuk koperasi di wilayah masing-masing. Sudah lebih 80 ribu koperasi dibentuk di desa dan kelurahan. Tak hanya itu koperasi tersebut resmi berbadan hukum. Artinya, Koperasi Merah Putih sudah dapat melakukan aktivitas usaha ekonomi. Berangkat dari…

  • Usia Remaja: Langkah Awal Mencintai Literasi

    Usia Remaja: Langkah Awal Mencintai Literasi

    “Dari membaca aku menemukan dunia, dari membaca aku berkelana tanpa berpindah.” Kutipan tersebut sangat populer di media sosial. Membaca itu kegiatan yang melelahkan otak. Mengapa? Karena sebuah kalimat terdiri dari beberapa kata, dan sebuah kata terdiri dari beberapa huruf, dan huruf adalah simbol. Ketika membaca sesuatu, kita perlu menerjemahkan setiap simbol yang ada untuk membentuk…