Author: Sabara Nuruddin

  • Shidq

    Shidq

    Iman adalah men-tashdiq yang berarti membenarkan dan mempercayai hal-hal pokok yang semestinya dibenarkan dan dipercayai, yaitu; eksistensi Allah yang Esa, Muhammad sebagai utusan Allah dan teladan utama, serta adanya hari pembalasan. Secara bahasa, shidq artinya benar, jujur, dan terpercaya.  Shiddiq sejenis orang dengan kualitas moral yang jujur dan terpercaya. Seseorang dikatakan shiddiq, jika mengamalkan kebaikan…

  • Niat

    Niat

    Permulaan dari tindakan: niat.  Perbedaan tindakan manusia dan binatang terletak pada niat. Jika pada binatang, segenap tindakannya dipicu oleh dorongan instingtif,  mempertahankan hidup dan meneruskan keturunan. Sedangkan pada manusia, ada pengetahuan dan kesadaran, yang membuat tindakan-tindakannya, tidak sekadar dorongan naluriah yang bersifat instingtif. Niat adalah fondasi bagi tindakan manusia. Niat serupa pemadu pengetahuan dan kesadaran,…

  • Keteguhan

    Keteguhan

    Hadir dan kokohnya iman, mensyaratkan keteguhan dalam menuntut ilmu dan keluasan wawasan. Tetap eksisnya iman, juga mensyaratkan keteguhan hati, untuk mengimplementasikan keyakinan melalui amal kebaikan. Keteguhan (tsubat) melahirkan konsistensi dan ketenangan jiwa, sebagai syarat esensial dalam pencapaian kesempurnaan. Menurut Khawaja Nashr al-Din al-Thusi, sumber dari keteguhan hati adalah wawasan terhadap kebenaran yang diyakini, kegairahan dalam…

  • Iman

    Iman

    Di antara 12 bulan dalam setahun, Allah mengkhususkan satu bulan, yaitu bulan Ramadan untuk kita “jeda” sejenak. Jeda dalam pengertian, lebih berfokus pada aspek rohani, dengan sejenak menahan diri pada hasrat-hasrat jasmani. Ramadan merupakan bulan “menahan” yang mendidik jiwa kita untuk “menuhan”, agar selanjutnya kita senantiasa menahun bersama Tuhan. Ramadan identik dengan perintah puasa, yaitu…

  • Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang (3)

    Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang (3)

    Versi lain menceritakan, upacara Pajukukang dilaksanakan, untuk menghormati tomaurung atau Karaeng Loe, yang merupakan pendiri kerajaan Gantarangkeke. Beliau adalah Mula Tau (manusia pertama) yang menyatukan wilayah-wilayah sekitar dalam sebuah kekuasaan yang berpusat di Gantarangkeke. Karaeng Loe muncul pertama kali disebuah batu yang kini dikenal dengan nama batu pannurungan. Batu tersebut terletak di daerah Lembang Gantarangkeke.…

  • Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang-Gantarangkeke (2)

    Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang-Gantarangkeke (2)

    Kategori lain dari cerita yang dipercayai sebagai asal-usul tradisi Pajukukang adalah legenda tentang tujuh bersaudara. Menurut Goodsward sebagaimana dikutip oleh Gibson, legenda tentang tujuh bersaudara ini merupakan asal-usul pemujaan Karaeng Loe di Gantarangkeke, Bantaeng. Ringkasan cerita dari mitologi setempat sebagaimana dikisahkan oleh Goodsward. Tujuh anak perempuan yatim piatu hidup dalam pengasuhan kakak sulung mereka. Saudara…

  • Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang-Gantarangkeke (1)

    Tutur Kisah di Balik Ritus Pa’jukukang-Gantarangkeke (1)

    Ada beberapa versi terkait cerita mitologis yang menjadi dasar pembentuk tradisi masyarakat Gantarangkeke, dalam hal ini tradisi Pajukukang. Dari beberapa versi cerita tersebut, saya mengategorikan ke dalam tiga versi alur cerita. Pertama, versi yang menghubungkan dengan pernikahan Putri Gantarangkeke dengan penguasa dari Luwu atau Cina. Dari pernikahan tersebut lahir Karaeng Loe yang merupakan cikal bakal…

  • Mengeja Ritus Pa’jukukang

    Mengeja Ritus Pa’jukukang

    Tradisi lokal yang merupakan kekhasan Gantarangkeke adalah tradisi upacara Pa’jukukang. Tradisi tersebut, dahulu ditujukan sebagai pemujaan kepada Tomanurung Karaeng Loe, diadakan setahun sekali pada setelah musim panen. Pesta upacara adat Pa’ajukukang menjadi momen bagi masyarakat Gantarangkeke, guna melepaskan nazar setelah panen, sebagai tanda syukur kepada Allah, atas karunia-Nya, serta untuk saling bersilaturahmi. Bagi masyarakat asal…

  • Akkawaru ri Gantarangkeke

    Akkawaru ri Gantarangkeke

    Upacara Akkawaru dilaksanakan tiga  bulan sebelum upacara puncak pesta adat masyarakat  Gantarangkeke di Kabupaten Bantaeng. Pada dasarnya, upacara Akkawaru serupa upacara penyucian. Dilaksanakan untuk memurnikan kampung mereka, guna melindunginya dari malapetaka, penyakit, dan roh jahat. Akkawaru, sebentuk  upacara yang dilakukan untuk tolak bala, meminta perlindungan kepada Tuhan, dari segala malapetaka yang kemungkinan menimpa wilayah mereka.…