Author: Ikbal Haming

  • Tafsir Kiri Pemikiran Cak Nur atas Demo Buruh

    Tafsir Kiri Pemikiran Cak Nur atas Demo Buruh

    Ah, saya lupa (lagi). Akhir bulan lalu, 29 Agustus 2025 adalah tepat 20 tahun Nurcholish Madjid—akrab disapa Cak Nur—berpulang. Sebulan sebelumnya, saya beberapa kali mengecek tanggal pasti wafatnya, guna menyiapkan tulisan, demi mengenang salah satu masinis pemikir pembaharuan Islam di Indonesia ini. Saya baru ingat lagi, setelah menatap lemari buku, mata saya tetiba tertuju pada…

  • Desa, Penghidupan, dan Perubahan Iklim: Delapan Kisah, Satu Pertanyaan

    Desa, Penghidupan, dan Perubahan Iklim: Delapan Kisah, Satu Pertanyaan

    Pernah datang sebuah masa, ladang dan sawah adalah segalanya. Bagi kami orang desa, di sanalah harapan tumbuh, warisan diteruskan, hasrat hidup dalam kebersahajaan terus dipelihara. Kini, orang-orang meninggalkan desa dengan dalih kesejahteraan dan pendidikan. Ironisnya, kata Puthut EA dalam Corona, Desa, dan Negara, dalam proses pembangunan di negeri ini, desa terus menerus diperas oleh negara.…

  • MPLS: Hangatnya Hari Pertama Sekolah dan Dinginnya Kebijakan Negara

    MPLS: Hangatnya Hari Pertama Sekolah dan Dinginnya Kebijakan Negara

    Akhirnya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selesai. Tiga hari lamanya, anak-anak baru di sekolah kami, berdatangan seperti salju yang jatuh dari langit. Begitu putih dan suci. Ada yang riang menenteng tas baru dan seragam wangi setrika. Ada pula yang menempel lekat di perut ibunya laiknya anak kanguru Australia. Begitulah pemandangan lumrah di hari pertama sekolah,…

  • Mengantar Anak ke Sekolah: Siri’ na Pacce Seorang Ayah

    Mengantar Anak ke Sekolah: Siri’ na Pacce Seorang Ayah

    Sejujurnya, saya sangsi bahwa ayah—yang sering saya panggil dengan Aji—pernah mengantar saya semasa SD ke sekolah. Sejauh memori ini saya gali, sekali pun tidak pernah. Bukan karena terlalu sibuk, apatahlagi karena tidak peduli, tapi mungkin baginya tidak ada hal yang benar-benar perlu dipusingkan. Saya bersekolah di kampung sendiri, di sana teman-teman saya banyak, juga ada…

  • Ruang Sadar Pendidikan: Dari Ruang Kelas ke Medan Gagasan

    Ruang Sadar Pendidikan: Dari Ruang Kelas ke Medan Gagasan

    Tempo hari, di lantai tiga Perpustakaan Daerah Bantaeng, Ustaz Kamaruddin menyodorkan saya sebuah buku. Sampulnya hitam kebiruan, dengan siluet kepala manusia yang diisi dengan gambar rak buku. Kombinasi keduanya seolah menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk kesadaran dan identitas, senafas dengan tajuk bukunya, Ruang Sadar Pendidikan. Menerima sebuah buku sejak dulu selalu membahagiakan, apatahlagi lagi jika…

  • Sekolah Biasa Saja: Dari Taman, ke Barak, Hingga ke Salam

    Sekolah Biasa Saja: Dari Taman, ke Barak, Hingga ke Salam

    Akhirnya, di siang hari yang suam, kala orang-orang sibuk meluruskan tulang belakangnya yang ringkih selepas bekerja, kurir tiba di depan rumah, mengetuk pintu, pelan sekali. Ia membawa paket berisi dua buah buku terbitan Insist Press. Saya menerima dengan riang, laiknya seorang anak yang baru saja mendapat mainan baru. Saya melepas bungkus plastik, membuka salah satu…

  • Accini Allo Baji’

    Accini Allo Baji’

    Pak Haji menutup matanya yang sendu karena usia, ibu jarinya ia lipat ke dalam, sedang empat jari lainnya ia jentikkan satu per satu. Telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking. Bergantian. Berulang. Wajahnya yang teduh, ia tengadahkan ke langit-langit rumah, sembari mulutnya khyusuk mengulang-ulang kata yang teramat pelan untuk saya dengar. Pak Haji mencoba accini…

  • Revitalisasi Tri Sentra Pendidikan: Belajar dari Yogyakarta hingga Finlandia

    Revitalisasi Tri Sentra Pendidikan: Belajar dari Yogyakarta hingga Finlandia

    Seorang kawan pernah mengeluh, ketika mengundang rapat orangtua murid, hanya sedikit sekali yang datang. Sisanya memilih bekerja, atau mungkin hanya berdiam diri di rumah, tak melakukan apa-apa. Sekolah belum mereka anggap sebagai rumah yang ramah, sedang pendidikan anaknya bukan bagian dari tanggung jawab bersama. Padahal, anak-anak mereka hidup dan besar di sekolah, berjam-jam duduk di…

  • Jalaluddin Rakhmat: Agama itu Akhlak yang Baik!

    Jalaluddin Rakhmat: Agama itu Akhlak yang Baik!

    Kemarin, 15 Februari 2025, tepat 4 tahun Jalaluddin Rakhmat berpulang. Ia meninggal akibat Covid-19 di Rumah Sakit Sentosa, Bandung. Menyusul istrinya yang meninggal di tempat yang sama empat hari sebelumnya. Kepergian Kang Jalal–sapaan akrab Jalaluddin Rakhmat—meninggalkan rongga besar bukan hanya di dada para pengagumnya, tapi juga bagi khazanah pemikiran di Indonesia. Kang Jalal merupakan salah…

  • Benteng Terakhir Bernama Sekolah

    Benteng Terakhir Bernama Sekolah

    Rasanya tidak ada yang lebih mengecewakan perasaan seorang guru, kala menyaksikan satu per satu muridnya meninggalkan sekolah. Itulah yang saya rasakan ketika pada suatu pagi yang mendung, dekat meja guru di pojok kelas, saat nama-nama murid saya panggil satu per satu dan salah seorang menjawab, “Sudah tidak ke sekolah, Pak. Kemarin berangkat ke Malaysia.” Saya terpaku…