Author: Usman Djabbar

  • Nenengisme dan Pendidikan Iklim: Mitos vs Kesadaran Kritis

    Nenengisme dan Pendidikan Iklim: Mitos vs Kesadaran Kritis

    “Lucu ya, pohon beringin selamat karena dianggap angker, bukan karena sadar pentingnya pohon untuk lingkungan. Ternyata cara paling efektif menjaga alam bukan lewat pendidikan, tapi melalui mitos dan mistis.”— Neneng Rosdiyana (Mazhab Nenengisme) Sepertinya Neneng Rosdiyana benar. Yang menjaga pohon, yang melestarikan hutan, sebaiknya bukan sekolah atau katakanlah pendidikan. Cukup melestarikan dan mewariskan mitos sebanyak…

  • Nenengisme dan Pendidikan Kritis 

    Nenengisme dan Pendidikan Kritis 

    Halo, kawan-kawan guru. Pagi ini, saya fix jadi pengikut Nenengisme. Kenapa? Coba resapi postingan Neneng Rosdiyana di Facebook tanggal 10 Maret: “Di minimarket, belanja itu cuma datang, pilih barang, bayar, dan selesai. Gak ada obrolan, gak ada tawa, paling cuma kasir yang ngomong. Selamat datang atau terima kasih sudah berbelanja. Tapi di warung tetangga, belanja itu…

  • Ngaji Pedagogi: Jika Guru Berhenti Belajar, Murid Berhenti Bertumbuh

    Ngaji Pedagogi: Jika Guru Berhenti Belajar, Murid Berhenti Bertumbuh

    Hanya Guru yang Belajar, yang Berhak Mengajar. Saya ulang sekali lagi, dengan penekanan yang lebih dalam: hanya guru yang belajar, yang berhak untuk mengajar. Kalimat ini bukan sekadar slogan, bukan sekadar rangkaian kata yang enak didengar. Ini adalah prinsip dasar yang harus dipegang oleh siapa pun yang berani menyebut dirinya guru atau sebagai pendidik. Banyak…

  • Guru: Pahlawan atau Penonton dalam Gerakan Bantaeng Bangkit?

    Guru: Pahlawan atau Penonton dalam Gerakan Bantaeng Bangkit?

    “Bangkit” bukan sekadar kata. Ia adalah seruan, semangat, dan tindakan. Tagline “Bantaeng Bangkit” yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati baru kita adalah sebuah janji, sekaligus tantangan. Janji untuk membawa perubahan, dan tantangan untuk mewujudkannya. Sebagai insan pendidikan, kita punya tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa kebangkitan ini tidak hanya terjadi di atas kertas, tetapi…

  • Di Balik Kemeriahan Apel Bupati, Ada Cerita yang tak Terdengar

    Di Balik Kemeriahan Apel Bupati, Ada Cerita yang tak Terdengar

    Subuh masih gelap ketika meninggalkan rumah. Udara dingin membungkus sela jaket, membangunkan tubuh yang masih enggan bergerak. 35 kilometer bukan jarak yang dekat untuk ditempuh setiap hari. Pergi dan pulang, berarti 70 kilometer sehari. Itu pun kalau tidak berhenti di sekolah-sekolah, berbincang dengan guru-guru yang punya cerita sendiri tentang kelas, kurikulum, atau sekadar mendengarkan kisah…

  • Pelajaran dari Meja Makan ke Meja Kelas

    Pelajaran dari Meja Makan ke Meja Kelas

    Jika sekolah seperti Midnight Diner, akankah murid lebih bahagia?Ada sebuah tempat di sudut kota Tokyo yang hanya buka dari tengah malam hingga pagi buta. Di sebuah gang sempit, terselip restoran kecil yang tak punya nama besar, hanya disebut warung makan. Di dalamnya, hanya ada satu koki tanpa nama yang dipanggil “Master” dan satu menu tetap:…

  • Dari Dapur ke Kelas: Rahasia Izakaya Bottakuri untuk Guru

    Dari Dapur ke Kelas: Rahasia Izakaya Bottakuri untuk Guru

    Saya baru saja mengikuti Deep Learning Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara Kabupaten Bantaeng berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Seru dan ramai peserta. Tiga kabupaten: Bantaeng, Barru, dan Jeneponto. Tapi maafkan, walaupun ramai, catatan ini bukan tentang itu. Malah ingin bercerita tentang film tempat makan yang sarat dengan pendekatan pembelajaran Deep…

  • Kicau yang Kacau: Ketika Kebijakan Pendidikan Berpikir Seperti Jingle Iklan

    Kicau yang Kacau: Ketika Kebijakan Pendidikan Berpikir Seperti Jingle Iklan

    Saya tidak tahu pasti apa yang ada di kepala para pejabat kementerian ketika mereka berpikir bahwa solusi terbaik bagi pendidikan Indonesia saat ini adalah sebuah lagu. Ya, lagu. Album “Kicau” baru saja diluncurkan. Bukan strategi besar untuk meningkatkan kualitas literasi anak-anak, bukan program khusus untuk mengatasi kekerasan di sekolah, bukan perbaikan ekosistem pembelajaran yang lebih…

  • Senam Penting, tapi Senang di Sekolah Jauh Lebih Penting

    Senam Penting, tapi Senang di Sekolah Jauh Lebih Penting

    Menjadi pengalaman jamak saat ini. Murid-murid berdiri berjejer di lapangan sekolah. Ia ikut senam Indonesia Hebat, mengikuti gerakan yang dipandu dari pengeras suara. Tangannya ke kanan, lalu ke kiri. Badannya meliuk sedikit, kakinya maju selangkah. Lagu ceria mengiringi. Bapak dan Ibu guru di depan memberi contoh, teman-temannya di samping bergerak serempak. Dari kejauhan, semua terlihat…

  • Pembelajaran Mendalam: Saatnya Sekolah Berhenti Jadi Museum Pendidikan

    Pembelajaran Mendalam: Saatnya Sekolah Berhenti Jadi Museum Pendidikan

    Bayangkan ini: seorang siswa belajar bahasa asing selama enam tahun. SMP tiga tahun dan SMA juga tiga tahun. Tetapi ketika diminta berbicara dengan turis asing, ia hanya bisa tersenyum kecut. Atau, seorang anak yang sudah bertahun-tahun belajar bahasa Indonesia, tetapi tak mampu menyampaikan ide dengan jelas. Siapakah anak itu? Saya salah satunya, teman kelasku, teman…