Author: Qhusty Hiqam Gotawa

  • Those Memories in Midnight

    Those Memories in Midnight

    Mari kita mulai, eh.. Bisakah aku mencoba untuk memulainya lagi? Bisakah kembali kumulai apa yang semsetinya menjadi asupan sehari-hariku, atau tentang kebiasaan-kebiasaan yang menjadi rutinitasku sehari-hari? Seperti memaknai sebuah lagu, menuliskan beberapa sajak indah yang tak melulu tentang drama cinta lalu terkungkung di sebuah bilik angan-angan, dihiasi jeruji besi berbentuk harapan. Mengenai rindu yang menikamku…

  • Puisi 06 dan Lainnya

    Puisi 06 dan Lainnya

    Puisi 06 Angin malam menyapa semua sendu Terlarut dalam penantian, ingin berdua denganmu Setiap helai perasaan seperti daun gugur Seakan purnama malam ini akan hancur Akankah angin malam bercerita Semua kenangan yang menyejukkan Jujur yang tak sanggup kukatakan Tentang keputusanku melepasmu adalah awal dari luka. *** Puisi 07 Rani. Rembulan menebarkan binar puisi Seterang bintang…

  • Puisi 01 dan Lainnya

    Puisi 01 dan Lainnya

    Puisi 01 Rani. Bagaimana tidak, aku tak membakar tembakauJika Kau-lah pemantiknyaLembut meresap ke serambi paru-paruCemas-cemas yang ku-isap “bermakna” sesak Sewaktu-waktu; Di setiap ku batuk akan terbit gelak suaramuMengepul jauh berselerak menyisahkan abuTapi seakan membenamkan hangat pelukmuMelalak hayatku, laksana bara behikayat ayat cinta Kau lebih dari sebuah pemantikKau sebuah latihan mengungkapkanDan kau tak lebih dari sebuah…