Author: Jamal Passalowongi

  • Rasulullah Muhammad Saw.: Insan Kamil yang Hidup dalam Realitas

    Rasulullah Muhammad Saw.: Insan Kamil yang Hidup dalam Realitas

    Dalam khazanah pemikiran Islam, Nabi Muhammad saw. sering disebut sebagai insan kamil, manusia paripurna. Istilah ini bukan sekadar gelar belaka, melainkan pengakuan atas sosok beliau yang mengintegrasikan spiritualitas, moralitas, dan kemanusiaan dalam kehidupan nyata. Namun, muncul pertanyaan kritis: apakah insan kamil hanya bisa disandang oleh Rasulullah saw.? Apakah manusia selainnya mustahil untuk mendekati predikat itu?…

  • Panggung Belajar di Era Media Sosial (Komodifikasi Murid, Pseudo-Pedagogi, dan Ironi Pendidikan)

    Panggung Belajar di Era Media Sosial (Komodifikasi Murid, Pseudo-Pedagogi, dan Ironi Pendidikan)

    Tulisan ini lahir dari sebuah keresahan pribadi, setelah beberapa hari terakhir, saya menemukan sejumlah video kegiatan guru di platform TikTok, yang menampilkan murid-murid mereka dalam berbagai aktivitas. Ada yang bernyanyi bersama, berjoget mengikuti irama musik, bahkan saling menggoda dalam suasana yang dikemas seolah penuh keakraban. Sekilas, tayangan semacam ini tampak menyenangkan dan menghadirkan nuansa segar…

  • Juara Berdoa Bukan Lelucon

    Juara Berdoa Bukan Lelucon

    Ketika menemukan infografis Indonesia Juara Bertahan Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia, banyak pertanyaan yang muncul. Apakah info ini bermaksud mengatakan sarkastis bahwa orang Indonesia rajin berdoa tapi masih kesulitan, dan orang negara yang kurang berdoa menjadi negara makmur? Atau info itu hanya mengesankan bahwa berdoa bagi orang Indonesia adalah rutinitas. Berdoa bagi orang yang…

  • Dunia Spektakel: Menjadi Tontonan atau Penonton

    Dunia Spektakel: Menjadi Tontonan atau Penonton

    Kata spektakel pertama kali saya dengar saat Bung Roky Gerung membungkam pembicara lain dalam satu debat politik. Ada kalimat yang dikaitkan dengan teori pencitraan yang dapat menjadikan seseorang terkenal dengan gagasan nol. Teori itu disebut dalam buku Guy Debord, Society of the Spectacle, atau masyarakat tontonan, sebuah dunia di mana pencitraan lebih berkuasa daripada pengalaman…

  • Perlukah Mengumbar Kehidupan Pribadi di Media Sosial?

    Perlukah Mengumbar Kehidupan Pribadi di Media Sosial?

    Suatu hari, seorang teman bertanya pada saya, “Menurut kamu, apakah penting sering unggah foto mesra atau kegiatan pribadi di media sosial?” Pertanyaan ini terlihat sederhana, tapi sebenarnya cukup dalam dan mengajak kita untuk berpikir ulang tentang cara kita menggunakan media sosial setiap hari. Sebagai pengguna aktif media sosial, terutama Facebook, saya melihat bahwa orang-orang punya…

  • Kitalah Penghancur Buku yang Sebenarnya

    Kitalah Penghancur Buku yang Sebenarnya

    Pagi ini, masih merenungi peringatan Hari Buku Nasional, 17 Mei 2025, saya tiba-tiba kembali merenungkan buku, Penghancuran Buku dari Masa ke Masa, karya Fernando Báez. Buku ini pernah saya baca dan miliki, tetapi karena satu dan lain hal sudah tidak lagi bersama saya. Buku tersebut menyajikan gambaran mengerikan tentang berbagai bentuk penghancuran buku sepanjang sejarah—dari…