Kusembuh dan Sehat dengan Zikir          

Alhamdulillah, segala puji hanya untuk Allah. Alhamdulillah dengan segala nikmat-Nya. Alhamdulillah dengan segala kasih sayang-Nya. Alhamdulillah dengan segala petunjuk,  perlindungan dan pertolongan-Nya. Alhamdulillah atas segalanya.

Kumulai tulisan dengan paragraf, berupa ucapan rasa syukur yang tak terhingga. Mengapa? Sebab, nikmat Allah Swt. tak pernah berhenti mengalir, seperti keluarnya air dari sumber mata air, dan juga  seperti hembusan napas seiring dengan kehidupan  hamba-Nya. Pada setiap tarikan napas, pada setiap kerja pikiran, pada setiap rasa yang dirasakan, pada setiap aktivitas yang dilakukan, apa pun itu, sebaiknya dan seharusnya Allah Swt. senantiasa hadir.

Kehadiran Allah swt pada setiap kondisi, waktu, dan tempat, seharusnya menjadi kebutuhan kita. Ke mana pun kita menghadap, disitu ada Allah Swt. Bukan berarti Allah Swt. menjadi banyak, melainkan ingatan kita hanya kepada-Nya. Kondisi seperti ini dapat dimaknai sebagai sebuah zzikir.

Zikir berdasarkan pengertian  etimologi (bahasa) berasal dari bahasa Arab dzakara, artinya mengingat, memperhatikan, mengenang, mengambil pelajaran, mengenal atau mengerti. Sementara menurut terminologi (istilah), zikir adalah proses komunikasi antara seorang hamba dengan Allah Swt. agar selalu mengingat dan tunduk pada perintah-Nya. Juga dimaknai sebagai usaha manusia dalam mendekatkan diri pada Allah Swt. dengan cara mengingat Allah Swt. dan mengingat keagungan-Nya.

Secara teknis, zikir terbagi atas zikir lisan dan zikir kalbu. Zikir dengan  lisan seperti mengucapkan takbir, tahmid, tahlil, tasbih, dan semacamnya. Sedangkan zikir kalbu adalah mengingat Allah di dalam hati, sekalipun lisan tak mengucapkannya.

Tulisan ini tentu saja tidak mengulas lebih dalam lagi tentang zikir, melainkan fokus pada manfaat untuk kesembuhan dan kesehatan.

Berdasarkan penelitian, zikir sangat bermanfaat untuk kesehatan. Ketika kita berzikir, maka kita akan merasakan ketenangan dan ketentraman, seperti yang tercantum dalam Al-Quran surah Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya: “Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah Swt., hati menjadi tenang.” Kondisi seperti ini (tenang dan tentram) biasa disebut dengan istilah psikoreligius. Kondisi psikoreligius akan memengaruhi syaraf, syaraf akan memengaruhi kelenjar, dan kelenjar akan mengeluarkan cairan dalam tubuh yang disebut dengan hormon endokrin.

Masih menurut penelitian, hormon endokrin ini sangat bermanfaat bagi kehidupan kesehatan kita. Manfaatnya dapat dilihat sebagai berikut:

1. Imunitas tubuh meningkat.

Salah satu penyebab munculnya penyakit adalah ketika imunitas tubuh menurun atau kekebalan tubuh menurun. Imunitas ini ibaratnya pertahanan tubuh untuk menghalau sumber penyakit yang akan menimpa seseorang. Biasanya, ini berhubungan dengan bakteri dan virus. Ketika imunitas tubuh menurun, maka bakteri dan virus akan lebih mudah mewujud menjadi penyakit. Begitu pun sebaliknya, ketika imunitas tubuh meningkat,  maka kita akan baik-baik saja. Selama ini, imunitas selalu dihubungkan dengan makanan dan minuman. Ternyata, zikir sangat bisa meningkatkan imunitas tubuh seseorang. Orang yang istiqamah dalam berzikir, imunitas tubuhnya akan selalu meningkat, insyaallah,  HAQQUL YAQIN.

2. Keseimbangan hormon (homeostatis).

Ada banyak penyakit yang diakibatkan karena tidak seimbangnya hormon. Ketidakseimbangan hormon akan mengganggu metabolisme tubuh. Dengan dzikir, maka hormon menjadi seimbang, dan kita akan menjadi pribadi-pribadi yang sehat berkualitas, insyallah, HAQQUL YAQIN

3. Sel tubuh semakin kuat

Jikalau sel tubuh kita kuat, maka sel tubuh kita tidak mudah rusak. Rusaknya sel sangat berpotensi pada kematian sel. Banyaknya sel yang mati akan memengaruhi kinerja organ tubuh. Jika ini terjadi dalam jangka waktu yang lama dan trus berlanjut, maka penyakit akan mulai bermunculan, yang biasa diistilahkan dengan penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif misalnya hipertensi, diabetes, stroke, liver, kanker, sirosis hati, jantung dan lainnya. Dengan zikir, sel tubuh akan kuat dan kita akan terhindar dari penyakit degeneratif tersebut, insyaallah, HAQQUL YAQIN.

4. PH tubuh menjadi semakin basa.

PH tubuh basa sangat dibutuhkan bagi penderita kanker. Sebab, PH tubuh basa akan mampu mematikan sel-sel kanker secara alami. Sel kanker tidak mampu bertahan hidup disaat tubuh berada pada kondisi PH basa. Sebaliknya, sel-sel kanker akan tumbuh dengan suburnya pada PH asam. Karena itu, pasienku yang penderita kanker dan direkomendasikan untuk kemoterapi, saya sangat menitikberatkan pada aspek zikir ini. Dan, alhamdulillah, mereka sudah disembuhkan oleh Allah Swt. melalui aktifitas zikir, dan tanpa kekemoterapi, radioterapi, radiasi dan sejenisnya. Mengapa? Karena zikir sudah membuat PH tubuhnya berubah, dari PH asam menjadi PH basa. Saya pertegas, zikir akan membuat PH tubuh menjadi basa, insyaallah, HAQQUL YAQIN.

5. Regenerasi sel

Regenerasi sel sangat dibutuhkan untuk kualitas hidup kita. Sebab, sel setiap saat ada yang rusak dan pada akhirnya mati. Masih ingat bukan? Kalau satu kali marah 15.000 sel mati. Bisa dibayangkan kalo marah menjadi hobbi, sehingga setiap saat dengan mudahnya menjadi marah. Regenerasi sel akan membuat kinerja organ kembali membaik. Regenerasi sel menjadi jawaban, solusi untuk penyakit-penyakit degeneratif, seperti hipertensi, diabetes, jantung, kanker, sirosis hati dan lainnya. Selain dari nutrisi makanan, zikir mampu meregenerasi sel-sel kita. Ketika sudah terjadi regenerasi sel, maka proses penyembuhan mulai berjalan hingga sampai di titik sembuh menuju sehat. Bahkan ada penelitian, yang menyimpulkan, bahwa terlepas dari takdir, dengan terjadinya regenerasi sel, maka kita akan bisa hidup dengan tetap produktif hingga 100 tahun, tanpa pikun, parkinson dan lainnya, insyaallah, HAQQUL YAQIN.

Pembahasan zikir pada kelas holistik yang saya buat, berhubungan dengan pembahasan spiritual. Dalam rumusan kesehatan holistik, spiritual menempati posisi terpenting dalam sebuah pencegahan, penanganan, pengobatan, dan pendampingan kesehatan seseorang. Pada setiap pendampinganku, selalu ada amalan zikir yang saya rekomendasikan, dan itu sangat sering bersumber  dari asmaul husna. Kita pinjam namanya Allah Swt. untuk dijadikan obat, sekaligus menjadi jalan kesembuhan.

Sebagai contoh, penderita hipertensi. Hipertensi dalam sudut pandang holistik disebabkan karena seringnya marah-marah. Sebagai amalannya, saya merekomendasikan Ya Latif, bermakna Allah Swt. yang Mahalembut. Diniatkan dan mohon keberkahan amalan tersebut, sehingga juga bisa menjadi lembut. Ketika sudah lembut, maka hipertensi menjadi masa lalu saja. Lepas amlodipyn dan makan semuanya. Sembuh dan sehat, insyaallah, HAQQUL YAQIN.

Di akhir tulisan ini, saya mau berbagi hasil penelitian. Penelitian tersebut menyimpulkan, bahwa zikir dengan asmaul husna membuat sel-sel bergembira dan bersuka cita. Ketika sel-sel hidup dengan suka cita, bergembira dan berbahagia, maka organ pun akan turut merasakannya. Organ akan menjadi semakin sehat dan akan berfungsi dengan baik sesuai dengan tugasnya masing-masing. Ketika ini terjadi, maka kita akan menjadi pribadi-pribadi yang sehat holistik, dan dengan kesehatan ini menjadi jalan untuk selalu mengingat kebesaran dan keagungan Allah Swt.

Kredit gambar: Banbara



Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *