Pada tulisan sebelumnya, sudah diulas tentang keberadaan air dalam tubuh, manfaat minum air putih sekaligus bahayanya kalau mengabaikan dan memandang enteng minum air putih. Bisa berakibat fatal.
Sebagai kelanjutannya, kali ini saya akan mengulas tentang cara minum air putih. Dan, sebagai rujukannya adalah cara minum seperti Rasulullah saw. Kenapa? Sebab, sudah terbukti, bahwa manusia yang paling sehat sepanjang sejarah adalah Rasulullah saw. Sehingga kalau mau sehat seperti Rasulullah saw, maka kita harus mengikuti kehidupannya, termasuk cara minumnya.
Adapun cara minum Rasulullah saw adalah (1) Minumlah air dengan tangan kanan (2) Minum air dengan posisi duduk (3) Tataplah air sebelum minum (4) Mulailah minum air dengan mengucapkan Basmalah (5) Minumlah air dalam 3 teguk (6) Setelah selesai setiap tegukan, ucapkan Alhamdulillah (7) Setelah 3 teguk air minum, ucapkan alhamdulillaahi wassyukru lillaah.
Berdasarkan penelitian, ternyata cara minum seperti di atas adalah sangat bermanfaat untuk kesehatan. Manfaatnya berupa (a) Ginjal tidak pernah gagal (b) Lutut selalu berfungsi (c) Tulang punggung selalu kuat (d) Katup Jantung tidak pernah berhenti (5) Pikiran selalu aktif.
Ternyata berdasarkan penelitian pula, minum sambil berdiri berbahaya. Bahayanya adalah:
1. Berisiko terkena artritis. Info ini mungkin sangat mengejutkan. Kenapa bisa, cuma minum sambil berdiri saja bisa menyebabkan artritis? Jadi begini, minum air sambil berdiri bisa mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Akibatnya, bisa terjadi penumpukan cairan di sendi-sendi tubuh dan menyebabkan artritis. Artritis adalah peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai dengan rasa sakit, pembengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.
2. Mengganggu sistem pencernaan. Minum air sambil berdiri, maka air akan mengalir melewati usus dan menciprat ke dinding perut. Cipratan ini bisa mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan dalam jangka panjang, karena merusak dinding perut dan saluran pencernaan. Sementara kalau minum sambil duduk, otot dan sistem saraf dalam kondisi rileks dan membuat cairan yang diminum bisa cepat dicerna dengan baik bersamaan dengan makanan lain.
3. Haus susah hilang. Ternyata haus bakal susah hilang kalau minum air putih sambil berdiri. Bahkan rasa haus tidak hilang-hilang. Karena itu, sebaiknya minum sambil duduk dan minum sedikit demi sedikit, seteguk demi seteguk.
4. Ginjal tak bisa menyaring air dengan baik. Minum air sambil berdiri membuat proses penyaringan yang dilakukan ginjal tidak optimal. Bahkan kotoran bisa menumpuk di ginjal dan kandung kemih, yang bisa menyebabkan gangguan saluran kemih. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan permanen di ginjal.
5. Tidak bisa mengencerkan kadar asam di dalam tubuh. Air memang sebaiknya diminum sedikit demi sedikit , seteguk demi seteguk dan perlahan-lahan sambil duduk. Dengan begitu, air bisa membantu mengencerkan kadar asam di dalam tubuh yang disesuaikan dengan proporsi air yang dibutuhkan tubuh. Jadi kalau minum air sambil berdiri, proses pengenceran kadar asam ini bisa terganggu. Salah satu penyebab penyakit asam urat karena tidak maksimalnya proses pengenceran kadar asam dalam tubuh.
6. Menyebabkan ulser dan heartburn. Minum air sambil berdiri, maka air akan mengalir dan menciprat ke area kerongkongan bagian bawah dengan cukup keras. Hal ini bisa mengganggu sfingter. Sfingter adalah kumpulan serabut otot yang berbentuk seperti cincin yang bekerja untuk menutup jalur atau pembukaan alamiah pada tubuh. Kondisi ini bisa menimbulkan sensasi terbakar di kerongkongan, karena zat asam di perut naik ke atas. Minum sambil berdiri juga meningkatkan risiko terkena heartburn. Heartburn merupakan gejala utama dari penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), yang terjadi ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan (Esofagus).
7. Saraf-saraf menegang. Disadari atau tidak, saraf tubuh bisa menegang ketika kita minum dalam keadaan berdiri. Sebaliknya, jika kita minum sambil duduk, maka sistem parasimpatetik akan terkondisikan lebih rileks, sehingga saraf tak akan tegang. Proses penyerapan air minum dan pencernaan pun bisa berjalan dengan lebih baik.
Demikian manfaat dan bahaya ketika minum sambil berdiri. Saya semakin yakin, bahwa meneladani Rasulullah saw dalam segala aspeknya, termasuk cara minumnya menjadi sesuatu yang harus kita ikuti.
Saya sungguh sungguh berharap, agar ini menjadi perhatian kita semua. Sebab, jikalau abai, maka akan berakibat sangat fatal dan mengganggu kesehatan, dan pada akhirnya beragam penyakit akan muncul. Bukankah, mencegah selalu lebih baik dari mengobati?
Kredit gambar: Liputan6.com

Seorang terapis. Bergiat di Sekolah dan Terapi Pammase Puang Holistik Center Makassar. Dapat dihubungi pada 085357706699.


Leave a Reply