Author: Hamzar Hamna
-

Seleksi yang Gagal?
Mafhum dipahami, aspirasi dan kebutuhan-kebutuhan warga, mesti terdengar dan terfasilitasi oleh negara. Aspirasi dan kebutuhan-kebutuhan warga itu “dibunyikan” melalui lembaga legislatif yang disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten). Di lembaga inilah, suara rakyat terwakilkan. Kebutuhan rakyat mesti “dipertaruhkan dan diperdebatkan”. Lembaga ini adalah representasi dari wajah-wajah rakyat. Siapa pun…
-

Pakai Rasio atau Rasa?
Bila dikiaskan dalam bentuk percakapan, pada setiap menjelang ajang kontestasi kepemimpinan, Ibu Pertiwi seolah berpesan kepada penghuninya: “Wahai orang-orang yang menjadi penghuniku, sesaat lagi orang-orang akan berlomba-lomba untuk mengisi kedudukan yang ada padaku. Saya tak punya daya untuk memilih dan menunjuknya secara langsung, tetapi saya berikan kesempatan kepadamu untuk menentukannya sendiri. Baik tidaknya diriku dan…
-

Mungkin karena “Mabuk”
Ketika manusia mulai menyata di dunia, secara lahiriah, yang pertama dipikirkannya adalah pemenuhannya terhadap kebutuhan dasar hidupnya. Tempat tinggalnya tersedia, pakaian untuk menutup badannya tertutupi, makan-minumnya tercukupi. Baginya, kebutuhan pertama yang mendesak olehnya adalah pemenuhan akan papan, sandang, dan pangan. Setelah seseorang mapan secara ekonomi, nalurinya sudah mulai mencari tantangan baru, sekaligus bergejolaknya hasrat yang…
-

Selamat atau Celaka
Kata pertama untuk setiap orang yang dilantik dalam jabatan apa pun, adalah kata “Selamat”. Apa makna dari kata ucapan “selamat”? Tersirat bahwa salah satu maksud dari orang yang mengucapkannya kepada yang bersangkutan, orang yang dilantik itu, dapat selamat dari mara bahaya yang akan menimpanya, akibat dari adanya jabatan itu. Karena itulah, ucapan refleks ataupun disengaja…
-

Kursi itu Milik Kami
Sebagai sebuah negeri yang menganut sistem demokrasi, di baliknya mengandung makna, bahwa dalam berbangsa dan bernegara, rakyatlah yang punya kuasa untuk mengatur hajat hidupnya sendiri. Dia adalah subjek dalam demokrasi, politik, dan proses pembangunan. Dalam artian bahwa ia rakyat sekaligus pemimpin. Manakala dibahasakan lebih praktis, jika ia rakyat, sekaligus ia adalah presiden. Jika ia rakyat…
-

Politik dan “Bau Busuk”
Pagi-pagi biasanya orang sudah pada berkerumun. Melakukan transaksi untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Berbagai macam latar belakang orang berkunjung ke tempat itu. Riuh dan banyak teriakan. Masing-masing orang datang dengan niat dan maksudnya masing-masing. Sambil beraktivitas, sesekali bau busuk menyengat. Menusuk hidung dan sedikit membuat pernapasan terganggu. Tak jarang, ada pula oknum yang berlaku culas alias…
