Category: Lokalitas
-

Mela’ Raki’di Kalangan Masyarakat Desa Kampala
Apakah Anda termasuk generasi yang mulai tidak percaya terhadap tradisi leluhur? Pertanyaan itu sering membayangi sebagian generasi saat ini, mereka yang hidup dalam kehidupan dunia yang makin rasional dan modern. Meski begitu, masih ada beberapa budaya bertahan sampai saat ini, meskipun mengalami penurunan kepercayaan di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah tradisi unik Mela’ Raki’ yang…
-

Rakang Lame-Lame: Kuliner Tradisional Butta Toa
Sang surya perlahan menunjukkan dirinya dari balik pegunungan, tetesan embun perlahan meluncur dari dedaunan, membasahi tanah leluhur. Sekelebat kabut menutup sebagian cahaya, tanpa ragu dingin menusuk hingga tulang, 18 derajat celcius, begitu pemandangan di salah wilayah di Kabupaten Bantaeng bernama Uluere. Hal itu sudah menjadi pemandangan biasa bagi masyarakat setempat, tapi bagi para wisatawan, hal…
-

Jejak Lakipadada di Tanah Bantaeng
“Kutarimami pappala’nu, mingka inakke pa anging na ikau raung kayu, i nakke ere massolong, na ikau sampara’ mammnayu’.” “Kutarimai pappala’nu mingka kualle jako pammajiki, tan kualleko panggodi, kualle jako tambara, tan kualleko racung.” Inilah awal mula negeri Bantaeng, juga disebut Butta Toa, dalam kisah pencarian pemimpin bagi tujuh wilayah yang masing-masing dipimpin oleh seorang kare’.…
-

Pappasang yang Membisu di Tengah Riuh Suara Gen Z
“Tak ada kejahatan yang lebih besar di dunia ini daripada membunuh kebudayaan.” (Pramoedya Ananta Toer) Dalam hiruk-pikuk konten digital, ke mana perginya nilai-nilai budaya yang dulu diwariskan secara turun-temurun? Di tengah derasnya arus informasi global dan kebisingan digital yang membentuk lanskap sosial generasi muda saat ini, ada satu suara yang pelan-pelan redup, bahkan hampir hilang:…
-

Tari Paolle dalam Pesta Adat Akkawaru di Kecamatan Gantarangkeke
“Doa tidak menggunakan energi buatan, tidak membakar bahan fosil, tidak mencemari, begitu juga dengan lagu, cinta, dan tarian.” (Margaret Mead) Paolle bukan hanya sebuah nama tarian, tetapi juga dialog yang ucapkan oleh anrong guru pada saat melakukan tarian. Kata paolle ini muncul saat iringan-iringan yang bersifat ritual dilantunkan dengan gerakan yang mengalun lambat. Paolle bukan…
-

Tari Pajonga: Warisan Budaya Butta Toa
“Tarian dalam dunia adat adalah bahasa tanpa kata, jejak para leluhur yang menari dalam denyut bumi, menyulam pesan di tiap gerak yang tak pernah lekang oleh waktu.” Bantaeng, atau yang dikenal dengan sebutan Butta Toa, adalah sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan yang kaya dengan budaya dan tradisi. Salah satu kebanggaan budaya lokal yang saya temui…
-

Musik Tradisional Ganrang Tallua dan Pengharapan Terhindar Bala
“Dun tak, dun dun tak,” suara pukulan gendang terdengar sakral bagi masyarakat yang masih tergolong keturunan kerajaan. Pukulan itu akan selalu terdengar setiap kali ada anak turunan Karaeng (Raja) Bantaeng yang melakukan pernikahan, atau khitanan di masa kini. Musik merupakan salah satu unsur kebudayaan yang paling sering dilestarikan karena keunikan dan keragamannya. Baik oleh pelestari…
-

Eksistensi Ganrang Tallua di Butta Toa
Kabupaten Bantaeng berjuluk Butta Toa, yang berarti tanah tua atau tanah bersejarah. Sesuai dengan julukannya, tentu saja Bantaeng adalah salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki sejarah panjang, serta memiliki banyak ragam kebudayaan, salah satunya adalah Ganrang Tallua. Sebagian besar masyarakat Bantaeng sudah mengenal kebudayaan tersebut, tapi mungkin masih ada yang belum mengetahui,…
-

Makam Karaeng Pa’rang di Desa Bonto Jai
Sering kali kita mendengar tentang masyarakat, yang karena kuatnya kepercayaan turun-temurun, kerap mendatangi tempat-tempat yang diyakini dapat mendatangkan kebaikan atau keberkahan. Tempat-tempat ini biasanya memiliki nilai historis atau spiritual yang tinggi bagi mereka. Pernahkah Anda mendengar nama Desa Bonto Jai? Desa ini terletak di dataran rendah pesisir wilayah Kabupaten Bantaeng. Jika kita berkendara dari arah…
-

Perempuan Penjaga Warisan di Ballak Tujua Onto
Di tengah derasnya arus modernisasi yang menggilas batas-batas budaya lokal, masih ada tempat di mana napas tradisi terdengar jelas, dituturkan dalam bahasa leluhur, dan dijalankan dengan penuh penghormatan. Kampung tidak hanya menyimpan jejak sejarah, tetapi juga menjadi ruang perlawanan kultural, tempat di mana warisan leluhur tidak sekadar dikenang, tetapi dihidupi, dan diwariskan. Namun, bukan gedung-gedung…
